Karir UFC Cody Durden di Ujung Tanduk, Usai Dihajar Allan Nascimento

Cody Durden
(dok. MMA)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGEMIDA.ID — Masa depan Cody Durden di UFC benar-benar di ujung tanduk. Petarung asal Amerika Serikat itu kembali menelan kekalahan setelah ditaklukan Allan Nascimento lewat kuncian Anaconda choke pada ajang UFC Vegas 110, Sabtu (1/11/2025) waktu setempat.

Hasil buruk ini menandai tiga kekalahan beruntun dan lima kekalahan dalam enam laga terakhir, membuat posisi Durden di organisasi MMA terbesar dunia itu semakin tidak aman.

Awal Indah Berakhir Tragis

Durden sejatinya memulai pertarungan dengan cukup baik. Selama tujuh menit pertama, ia mampu menekan dan menandingi gaya agresif Nascimento lewat kombinasi takedown cepat serta pertarungan jarak dekat.

Namun memasuki ronde kedua, momentum berubah drastis. Nascimento, yang bernaung di bawah tim legendaris Chute Boxe, mendaratkan beberapa pukulan keras yang mengguncang Durden.

Saat mencoba menyelamatkan diri dengan takedown, Durden justru masuk ke dalam perangkap Anaconda choke.

Dalam waktu kurang dari 20 detik, wajah Durden memerah dan ia akhirnya tap out, menyerah untuk kelima kalinya lewat submission di karier UFC-nya.

Kontrak Baru Cody Durden, Awal Buruk

Ironisnya, kekalahan ini datang tak lama setelah Durden menandatangani kontrak baru berdurasi empat pertarungan bersama UFC.

Ia sebenarnya tampil di UFC Vegas 110 sebagai pengganti mendadak, hanya memiliki waktu seminggu untuk persiapan menghadapi Nascimento.

Sayangnya, debut dari kontrak barunya justru berakhir pahit. Sebelumnya, ia sudah kalah dari Joshua Van dan Jose Ochoa.

Kini dengan rekor 1-5 dari enam laga terakhir, Durden yang dulu sempat menembus jajaran peringkat flyweight kini harus berjuang keras agar tidak didepak dari UFC.

Baca Juga:

Steve Garcia Menang Tanpa Ampun, KO Tercepat di Sejarah UFC Las Vegas

Khabib Datang, Islam Makhachev Aktifkan Full Mode Perang Jelang UFC 322

Nascimento Melesat dan Tantang Steve Erceg

Bagi Allan Nascimento, kemenangan ini menjadi empat kemenangan beruntun. Petarung asal Brasil itu kini semakin dekat menuju peringkat 15 besar flyweight UFC.

Dalam wawancara seusai laga, Nascimento secara terbuka menantang Steve Erceg, mantan penantang gelar dan petarung peringkat ke-11 dunia.

“Saya ingin naik peringkat. Steve Erceg adalah ujian yang tepat untuk saya,” ujar Nascimento dengan percaya diri.

Dengan gaya bertarung agresif dan kemampuan grappling kelas dunia, Nascimento kini dianggap sebagai kuda hitam baru di divisi flyweight.

Sementara Durden harus mencari cara untuk menyelamatkan kariernya sebelum benar-benar kehilangan tempat di UFC.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City