BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Akhir-akhir ini, sebuah unggahan dari akun TikTok (@/salsyabila1226) pada 3 Januari 2026 menunjukkan sebuah kafe di Bandung, Kopi Eyang Ciumbuleuit membungkus seekor kucing hidup-hidup dan membuangnya ke dalam tong sampah. Unggahan ini menghebohkan publik. Aksi tersebut memicu kemarahan netizen khususnya cat lovers.
Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah sebuah unggahan di TikTok yang menunjukkan karyawan kafe membuang karung kucing hidup ke dalam tong sampah di area Kopi Eyang Ciumbuleuit Bandung.
Awalnya, tidak ada yang mencurigai sesuatu yang aneh. Namun, tiba-tiba terdengar suara kucing dari dalam tong sampah, beberapa orang kemudian membuka karung tersebut dan menemukan kucing dalam kondisi hidup.
Setelah kasus ini viral, pihak manajemen Kopi Eyang Ciumbuleuit akhirnya klarifikasi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Mereka mengakui bahwa kejadian tersebut merupakan kesalahan dan bentuk kelalaian dari pihak kafe.
Baca Juga:
Viral Penjual Daging Kucing Disergap Polisi, Jagal Ratusan Ekor Mpus!
Viral! Pria Jual Daging Kucing Kedok Kambing Muda, Bikin Rontok Hati Catlover!
“Kami pihak manajemen dan owner Kopi Eyang ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang menimpa seekor kucing di area Kopi Eyang, Peristiwa ini adalah bentuk kelalaian kami, dan kami sepenuhnya bertanggung jawab atas apa yang terjadi di area usaha kami,” ungkap Manajemen Kopi Eyang.
Lalu, mereka melanjutkan “Kami sangat menyesal karena telah terjadi perlakuan yang tidak layak terhadap makhluk hidup. Kami memahami kemarahan dan kekecewaan masyarakat, khususnya para pencinta hewan, dan kami menerima semua kritik sebagai bentuk kepedulian.”
Pihak Kopi Eyang mengatakan mereka sudah melakukan evaluasi internal, mengambil tindakan tegas dan memperbaiki SOP mengenai hewan di area kafe agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Sebagai bentuk tanggung jawab, kami telah melakukan evaluasi internal dan mengambil tindakan tegas serta memperbaiki SOP penanganan hewan di area kafe agar kejadian serupa tidak pernah terulang kembali. Seluruh tim juga akan mendapatkan pembekalan khusus terkait penanganan situasi serupa ke depannya. Kami berkomitmen untuk menjadi tempat yang lebih bertanggung jawab, tidak hanya bagi pengunjung, tetapi juga bagi lingkungan sekitar dan makhluk hidup di dalamnya,” tambahnya.
Pelakuan terhadap hewan yang dipandang mengganggu tidak bisa dibenarkan dengan cara yang kejam. Apapun alasannya, tindakan seperti yang dilakukan di Kopi Eyang menjadi pelajaran penting tentang kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap makhluk hidup di sekitar kita.
(Magang UNPAD/Rifa Rayja Athallah)











