Tiktok Shop Bakal Dilarang, Tidak Memenuhi Syarat di Indonesia?

Tiktok Shop
ilustrasi (kr-asia)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Menteri Perdagangan Zulkhifli Hasan membahas tentang larangan Tiktok Shop di Indonesia.

Hal itu, sesuai dengan pembahasan bersama Sekretaris Negara (Mensesneg), Praktikno pada Senin (11/9/2023) sore.

“Saya nanti akan rapat di Mensesneg jam setengah 4, membahas termasuk revisi permendag 50, juga apakah kita larang aja ya atau gimana ya, ini akan dibahas nanti,” kata Zulhas, melansir RadarBogor, Selasa (12/9/2023).

BACA JUGA: Spyware Berkedok Aplikasi Telegram Ancam Jutaan Pengguna Android di Dunia

Menurutnya, Tiktok sebagai media sosial seharusnya tidak mengekspansi pada ranah social commerce. Ia menilai, dengan adanya social commerce produk anak bangsa kalah saing dengan barang impor.

“Izinnya enggak boleh satu. Dia media sosial jadi social commerce, itu mati dong yang lain. Ini diatur. Kemudian standar barang, masa di sini ada standar SNI, terus di luar bablas gitu saja harus bisa diatur juga, sama aturanya, asal usul barang, standarnya,” tegasnya.

Pria akrab disapa Zulhas itu banyak menemui laporan soal masuknya barang impor ke Indonesia yang dijual dengan harga lebih murah. Situasi ini, membuat pelaku UMKM tidak sanggup menyaingi serbuan barang impor.

“Ini memang diatur, banyak sekali yang datang ke saya. Beauty datang, UMKM datang, fesyen juga datang katanya diserbu besar-besaran dari luar sekarang. Jadi ini akan kita tata lagi ini, lagi ditata,”jelasnya.

Zulhas belum membeberkan terkait revisi Permendag Nomor 50 Tahun 2020 akan dilakukan.

Seperti diketahui sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menolak platform asal Cina itu. Penolakan juga dilakukan oleh negara lain terhadap Tiktok.

“India dan Amerika Serikat berani menolak dan melarang TikTok menjalankan bisnis media sosial dan e-commerce secara bersamaan. Sementara, di Indonesia TikTok bisa menjalankan bisnis keduanya secara bersamaan,” ungkap Teten.

 

(Saepul/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
WhatsApp Image 2026-07-15 at 14.20
DJP Gandeng Pertamina Uji Coba Kepatuhan Kolaboratif, Perkuat Tata Kelola Pajak BUMN
Perpustakaan digital gasibu
Perpustakaan Gasibu akan Bertransformasi Menjadi Perpustakaan Digital
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Headline
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun
WhatsApp Image 2026-07-08 at 14.32
Diskominfo Kota Bandung dan Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Penataan Fiber Optik dan Transformasi Digital