Spyware Berkedok Aplikasi Telegram Ancam Jutaan Pengguna Android di Dunia

pyware Berkedok Aplikasi Telegram
Aplikasi Telegram palsu ini mengandung nama paket yang mirip dengan versi resmi dari Telegram di Play Store. (Ilustrasi: Data Network).
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Pada era digital ini, penggunaan aplikasi pesan instan telah menjadi hal yang umum. Salah satu aplikasi yang sangat populer adalah Telegram. Namun, belakangan ini muncul ancaman baru yang perlu kita waspadai, spyware yang menyamar sebagai aplikasi Telegram.

Penemuan ini diungkap oleh peneliti keamanan Igor Golovin dari Kaspersky, yang mendeteksi spyware dengan fitur berbahaya.

Spyware ini memiliki kemampuan untuk mencuri informasi pribadi dari perangkat Android yang terinfeksi. Informasi yang dapat dicuri termasuk nama, ID pengguna, kontak, nomor telepon, dan pesan chat. Data yang tercuri kemudian akan dikirimkan ke server yang dikelola oleh penjahat siber.

Penelitian Kaspersky menyebutkan spyware ini dengan nama “Evil Telegram.” Yang mengkhawatirkan, beberapa aplikasi palsu yang terinfeksi spyware ini telah diunduh oleh jutaan pengguna sebelum akhirnya dihapus oleh Google dari Play Store.

Aplikasi Telegram palsu ini mengandung nama paket yang mirip dengan versi resmi dari Telegram di Play Store. Ini menciptakan ilusi bahwa aplikasi tersebut sah dan aman untuk diunduh. Pengguna harus memperhatikan bahwa nama paket yang terkait dengan Telegram versi Play Store adalah “org.telegram.messenger,” sementara nama paket untuk file APK dari situs web Telegram adalah “org.telegram.messenger.web.”

Para penjahat siber yang merancang spyware ini menggunakan teknik tipografi untuk menciptakan nama paket tiruan. Mereka memanfaatkan kesalahan ketik pengguna untuk membuat nama paket semirip mungkin dengan yang asli dan menghindari deteksi oleh radar.

“Ketika dilihat untuk pertama kali, aplikasi-aplikasi ini tampak seperti salinan Telegram lengkap dengan antarmuka lokal,” kata perusahaan keamanan siber Kaspersky.

BACA JUGA: Cara Deteksi dan Hapus Spyware di HP Android, Rutinkan Hal Ini

Telegram Asli

Sementara itu, aplikasi Telegram terus berkembang. Pada ulang tahun ke-10-nya, Telegram mengumumkan sejumlah fitur baru yang akan membawa pengalaman pengguna ke level berikutnya. Salah satu fitur yang paling mencolok adalah Telegram Stories, mirip dengan fitur yang telah ada di platform media sosial lain seperti Instagram dan WhatsApp.

Telegram Stories adalah salah satu fitur yang paling dinantikan oleh pengguna Telegram. Fitur ini awalnya hanya tersedia untuk pengguna berbayar atau Premium. Namun, Telegram kemudian merilisnya secara luas untuk semua pengguna.

Fitur Telegram Stories memungkinkan pengguna untuk berbagi cerita dalam bentuk foto atau video. Pengguna dapat mengedit cerita, memberikan komentar, atau memberikan reaksi dengan emoji. Fitur ini memiliki banyak opsi, termasuk pengaturan durasi konten mulai dari 6 hingga 48 jam atau bahkan permanen di profil pengguna.

Untuk membuat Telegram Stories, pengguna hanya perlu mengetuk tombol tambah atau ikon kamera di daftar obrolan. Mereka dapat menggunakan foto atau video dari galeri atau mengambil gambar langsung dari aplikasi. Pengguna dapat mengunci rekaman, memperbesar gambar, atau beralih kamera saat merekam.

Ancaman spyware yang menyamar sebagai aplikasi Telegram adalah peringatan bagi semua pengguna untuk lebih berhati-hati saat mengunduh aplikasi. Penting untuk memeriksa nama paket aplikasi dan sumber unduhan sebelum menginstal aplikasi apa pun. Sementara itu, Telegram terus berkembang dengan fitur-fitur baru yang meningkatkan pengalaman pengguna. Jangan lupa untuk selalu memperbarui aplikasi Anda untuk menjaga keamanan dan fungsionalitasnya.

 

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun