Ternyata Ini Tujuan BEI Perketat Aturan Free Float 15 Persen Mulai Maret 2026

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan penyesuaian Peraturan Nomor I-A mengenai pencatatan saham, yang salah satu poin utamanya adalah peningkatan standar saham publik atau free float minimal menjadi 15%.

Ketentuan baru ini dijadwalkan mulai berlaku efektif pada Maret 2026 sebagai bagian dari peta jalan penguatan pasar modal nasional.

Langkah ini merupakan lompatan besar dari aturan sebelumnya yang hanya mensyaratkan free float sebesar 7,5%. Penyesuaian ini bertujuan untuk meningkatkan kedalaman pasar (market depth) dan likuiditas transaksi harian di bursa.

Selama ini, banyak saham dengan kapitalisasi pasar besar memiliki jumlah saham beredar di publik yang sangat terbatas, sehingga pergerakan harganya rentan terhadap manipulasi atau volatilitas ekstrem.

Baca Juga:

Jeffrey Hendrik Jadi Direktur Utama BEI Sementara, Purbaya Buka Suara

IHSG Anjlok 8 Persen, BEI Hentikan Perdagangan Kedua Kali dalam Sepekan

Berdasarkan rilis resmi di laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), otoritas memberikan masa transisi yang cukup longgar bagi emiten lama, yakni hingga tiga tahun ke depan. Namun, bagi perusahaan yang akan melakukan Initial Public Offering (IPO) per Maret 2026, standar 15% ini menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

“Kami ingin memastikan bahwa pasar saham kita lebih inklusif dan transparan. Dengan jumlah saham beredar yang lebih banyak, penentuan harga (price discovery) akan menjadi lebih efisien,” ungkap perwakilan BEI dalam sosialisasi aturan di Kanal IDX.

Emiten yang gagal memenuhi ketentuan ini dalam tenggat waktu yang ditentukan terancam sanksi administratif hingga potensi penghapusan pencatatan saham (delisting).

Para analis pasar modal menyambut baik kebijakan ini karena dianggap akan menarik lebih banyak investor institusi global dan domestik. Investor dapat memantau daftar kepatuhan emiten terhadap aturan ini melalui laporan bulanan registrasi pemegang saham di portal BEI.

(Magang UIN SGD Bandung/Fauzan Pradipta Rahamanto)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City