TAUD Tempuh Jalur Polri, Soroti Minimnya Transparansi Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus

Andrie Yunus
Andrie Yunus (KOntraS)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengambil langkah baru dengan melaporkan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, ke Bareskrim Polri. Langkah ini dilakukan di tengah sorotan terhadap proses penanganan kasus yang sebelumnya berada di ranah militer.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menegaskan bahwa pelaporan tersebut merupakan bentuk dorongan agar penanganan perkara berjalan lebih terbuka dan akuntabel. Ia menilai mekanisme yang berjalan di Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI belum sepenuhnya menjawab kebutuhan transparansi publik.

“Kami menindaklanjutinya dengan membuat laporan tipe B atau laporan langsung dari korban yang diwakilkan oleh TAUD kepada Mabes Polri, khususnya di bidang pidana umum,” ujar Dimas.

Dalam laporan itu, TAUD tidak hanya melihat kasus ini sebagai tindak kekerasan biasa, tetapi juga mengarah pada dugaan percobaan pembunuhan berencana hingga tindakan terorisme. Penilaian tersebut diperkuat dengan sejumlah temuan investigasi sipil yang turut dilampirkan sebagai bukti awal.

Baca Juga:

Fakta Baru Kasus Andrie Yunus, Ada Indikasi Keterlibatan Sipil dan Struktur Komando

Di sisi lain, Dimas juga menyoroti belum terbukanya identitas empat terduga pelaku dari unsur TNI yang disebut telah diproses. Menurutnya, kondisi ini justru menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.

“Dari awal kami merasa janggal karena empat pelaku dari pihak TNI tidak pernah dimunculkan ke publik, tidak pernah dirilis identitasnya,” kata dia.

TAUD menilai keterbukaan informasi menjadi kunci penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum. Tanpa transparansi, proses hukum dikhawatirkan akan memunculkan spekulasi dan mereduksi rasa keadilan di masyarakat.

Melalui pelaporan ke Bareskrim, TAUD berharap kasus ini dapat ditangani secara lebih objektif, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi korban maupun publik luas.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City