JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Biduk rumah tangga Angga Wijaya dan sang istri, Nurul Kamaria alias Anna, kini berada di titik paling genting.
Gugatan cerai resmi telah dilayangkan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan menandai babak serius dalam konflik yang selama ini tertutup rapat.
Alasan Cerai Disimpan Rapat, Tapi Satu Kata Terungkap: Trauma
Pihak pengadilan memang memilih bungkam soal detail penyebab perceraian.
Namun Anna justru membuka sedikit tabir lewat kata yang ia pilih cukup tajam yakni trauma.
“Nggak mau rujuk karena ada trauma yang memang nggak baik dari masa lalu,” ujarnya.
Pernyataan ini memberi sinyal bahwa masalah yang terjadi bukan sekadar konflik biasa.
Pilih Pisah, Tapi Tetap Jaga Baik-baik
Meski keputusan berpisah sudah bulat, Anna tidak ingin perpisahan berubah menjadi perang terbuka.
Ia justru menekankan pentingnya menjaga hubungan tetap baik, terutama demi anak.
“Kasihan anak-anak… keputusan saya sudah mantap, harus berpisah,” tegasnya.
Nada bicara ini menunjukkan dilema klasik:
antara luka pribadi… dan tanggung jawab sebagai orang tua.
Hindari Drama, Tak Mau Saling Serang di Media Sosial
Menariknya, Anna secara sadar ingin menghindari konflik yang melebar ke ruang publik.
Ia mengaku khawatir emosi bisa memicu pertengkaran terbuka—termasuk di media sosial.
“Takutnya saling menyerang di Instagram atau lainnya. Kita hindari hal seperti itu,” ungkapnya.
Sebuah sikap yang jarang terlihat di tengah budaya “drama online” selebritas.
Baca Juga:
Profil Keyndah, Selebgram yang Diduga Teman VCS Suami Clara Shinta
Pinkan Mambo Ngamen di Jalan, Michelle Ashley: Hidup Mami Turun Drastis
Anak Jadi Prioritas, Bukan Ego
Di balik keputusan besar ini, satu hal tetap jadi pusat perhatian yakni anak.
Anna menyadari bahwa mempertahankan hubungan yang tidak sehat justru bisa berdampak lebih buruk bagi kondisi psikologis mereka.
Karena itu, ia memilih jalan yang mungkin pahit namun dianggap lebih sehat dalam jangka panjang.
(Dist)











