Viral! Suasana Kerajaan Majapahit Diungkap Lewat Video AI, Warganet Berdecak Kagum

Majapahit AI
(Instagram Medan Amarulloh)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang pemuda bernama Medan Amrulloh asal Kediri, Jawa Timur, menjadi perbincangan viral berkat kreasi visualnya yang memvisualisasikan kemegahan Kerajaan Majapahit menggunakan teknologi Kecerdasan Artifisial (AI).

Melalui akun Instagram @medan_amrulloh, ia memadukan fakta sejarah Majapahit dengan imajinasi futuristik video AI, sehingga berhasil menghidupkan kembali atmosfer era kerajaan yang memesona.

Unggahan video tersebut menuai banyak komentar positif dari warganet, di antaranya berikut ini:

@alidan7429
Sering2 bang postingan yg kayak begini sangat mendidik tentang sejarah di Nusantara 👏👏👏

@enipurwatijogja
Kalau pelajaran sejarah anak sperti ini mungkin lebih mudah dipahami

@ridwangallung
Penelitian ne langsung pada masanya, menarikk iki 😂🔥🔥

@resiwiryach
Terus bikin gini mas, keren banget

@teguhprast1975
Asli keren, Terimakasih telah membawa ke masa lalu …❤️❤️❤️

@three232003
Perbanyak Konten ky gini mas,, berasa kembali ke Masa Lalu

Sejarah Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit berdiri di atas reruntuhan Kerajaan Singhasari. Insiden penolakan Raja Kertanagara terhadap utusan Kubilai Khan dari Dinasti Yuan, yang berujung pada penghinaan terhadap sang utusan, memicu kemarahan Kubilai Khan dan mengirimkan ekspedisi militer ke Jawa pada 1293.

Namun, saat pasukan Mongol tiba, takhta Singhasari telah direbut oleh Jayakatwang, Adipati Kediri, yang membunuh Kertanagara.

Raden Wijaya, menantu Kertanagara, atas nasihat Aria Wiraraja, berpura-pura menyerah kepada Jayakatwang. Ia kemudian diberi sebidang hutan di Tarik untuk dibuka. Daerah baru itu dinamai Majapahit, buah maja yang rasanya pahit.

Dengan siasat cerdik, Raden Wijaya bersekutu dengan pasukan Mongol untuk menggulingkan Jayakatwang. Setelah berhasil, ia justru berbalik mengusir pasukan Mongol yang sudah kelelahan dan terjebak di tanah asing. Pada 10 November 1293, Raden Wijaya naik takhta sebagai raja pertama Majapahit dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana.

Masa Konsolidasi dan Pemberontakan

Masa pemerintahan Kertarajasa tidak lepas dari gejolak. Sejumlah orang kepercayaannya, seperti Ranggalawe, Sora, dan Nambi, melakukan pemberontakan.

Diduga, mahapatih Halayudha-lah yang memanipulasi situasi untuk menyingkirkan para saingannya. Setelah tujuan tercapai, Halayudha akhirnya dihukum mati. Kertarajasa wafat pada 1309 dan digantikan oleh putranya, Jayanegara.

Era Tribhuwana Tunggadewi dan Sumpah Palapa

Pemerintahan Jayanegara berakhir ketika ia dibunuh oleh tabibnya sendiri, Tanca (1328). Gayatri Rajapatni, ibu tiri Jayanegara, yang seharusnya menggantikannya, memilih untuk menjadi bhiksuni. Tahta kemudian diserahkan kepada putrinya, Tribhuwana Tunggadewi.

Pada tahun 1336, Tribhuwana mengangkat Gajah Mada sebagai Mahapatih. Dalam upacara pelantikannya, Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa, sebuah janji untuk tidak beristirahat sebelum berhasil menyatukan Nusantara di bawah panji Majapahit. Di bawah kepemimpinan mereka, Majapahit mulai berkembang menjadi kemaharajaan yang besar dan berpengaruh.

Puncak Kejayaan di Era Hayam Wuruk

Setelah Gayatri wafat pada 1350, Tribhuwana menyerahkan takhta kepada putranya, Hayam Wuruk, yang saat itu berusia 16 tahun. Bersama Mahapatih Gajah Mada, Hayam Wuruk membawa Majapahit menuju zaman keemasan.

Catatan sejarah dari musafir seperti Ibnu Battuta yang berkunjung sekitar tahun 1332-1347, menggambarkan “Mul Jawa” (Pulau Jawa/Majapahit) sebagai negeri yang kaya, makmur, dan memiliki angkatan laut yang kuat. Perempuan-perempuannya digambarkan mahir menunggang kuda dan memanah.

Di bawah kepemimpinan Hayam Wuruk, wilayah kekuasaan Majapahit meluas hingga mencakup hampir seluruh Nusantara modern, ditambah Semenanjung Malaya dan Tumasik (Singapura). Meskipun sempat direbut Siam, Tumasik berhasil direbut kembali oleh Majapahit sekitar tahun 1390.

Agama Hindu menjadi agama utama kerajaan pada masa ini, sementara Gajah Mada sendiri menganut agama Buddha.

BACA JUGA

Bahasa Portugis akan Diajarkan di Sekolah Indonesia, Ini Sejarah dan Jejaknya di Nusantara

Artefak Majapahit Seharga Rp6,5 M Dicuri, Ditemukan di Amerika

Wilayah Kekuasaan Majapahit

Dari sebuah desa di hutan Tarik, Majapahit berkembang menjadi kemaharajaan dengan wilayah yang sangat luas. Setelah mengkonsolidasikan kekuasaan di Jawa Timur (termasuk menaklukkan Sadeng dan Keta), Majapahit mulai memperluas pengaruhnya ke luar Jawa.

Berdasarkan kitab Nagarakertagama, wilayah Majapahit meliputi:

  • Seluruh Jawa Timur dan Pulau Madura.
  • Seluruh Sumatra.
  • Semenanjung Malaya dan Tumasik (Singapura).
  • Kalimantan.
  • Sulawesi.
  • Kepulauan Nusa Tenggara.
  • Maluku.
  • Papua (bagian barat).
  • Sebagian Kepulauan Filipina.

Dengan demikian, Majapahit berhasil mewujudkan cita-cita Gajah Mada untuk menyatukan Nusantara di bawah satu panji, meninggalkan warisan sejarah sebagai salah satu kemaharajaan terbesar yang pernah ada di Indonesia.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City