BANDUNG BARAT, TEROPONGMEDIA.ID — Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Cijambu, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, diduga menjadi sumber kasus keracunan ratusan siswa.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, didampingi Wakil Bupati dan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan MBG di Kecamatan Cipongkor, Rabu (23/9/2025).
Pantauan lapangan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan korban dan mengawali proses investigasi.
Rombongan meninjau RSUD Cililin, Posko Kecamatan Cipongkor, Posko Puskesmas Cipongkor, termasuk SPPG Desa Cijambu.
Berdasarkan data hingga Rabu (24/9), jumlah korban yang terdampak mencapai 411 orang, 47 orang masih menjalani rawat inap dan 364 orang menjalani rawat jalan di beberapa lokasi, yakni RSUD Cililin, Puskesmas Cipongkor, GOR Kecamatan Cipongkor, dan RSIA Anugrahorang.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat menyatakan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan dengan seluruh lintas sektor.
“Kami telah mengerahkan Tim EMT (Emergency Medical Team) dan berkoordinasi dengan semua Fasyankes, baik milik pemerintah maupun swasta, di sekitar lokasi kejadian. Ketersediaan SDM kesehatan, obat-obatan, dan logistik medis lainnya juga terus dipantau,” jelasnya dalam keterangan di lokasi.
BACA JUGA
Dugaan Sementara Penyebab Keracunan MBG Bandung Barat: Makanan Dimasak Terlalu Dini
Marak Kasus Keracunan MBG, Ini Daftar Pensiunan Tentara yang Punya Jabatan di BGN
Untuk mengungkap penyebab pasti keracunan massal ini, tim investigasi telah melakukan pengambilan sampel. Sampel-sampel tersebut telah dikirim untuk menjalani pengujian lebih lanjut di laboratorium.
Hasil uji laboratorium ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai sumber kontaminasi sehingga langkah pencegahan yang tepat dapat diambil.
(Aak)











