Gandeng China di Program MBG, Kadin Bakal Targetkan 1.000 SPPG

Percepatan Program MBG Akhir Juli 2025, BGN Siapkan 30.000 SDM
(Portal Informasi Indonesia)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan bahwa pihaknya akan menggandeng pihak China terkait investasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Anindya, Kadin saat ini ingin membangun 1.000 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk percepatan program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

“Jadi, tidak ada nilainya, tapi kan Kadin mau bikin 1.000 (SPPG). Jadi, nanti kita akan bicara dengan teman China, mau ikutan berapa,” kata Anindya di Kompleks Istana, Jakarta, Minggu (25/5/2025).

Namun, dia belum bisa memastikan di daerah mana saja pengusaha China akan berinvestasi terkait MBG.

“Pasti dekat lokasi di mana mereka berkipah supaya mereka bisa lebih memonitor, memanfaatkan fasilitas yang ada,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anindya menjelaskan bahwa banyak pengusaha termasuk asal China yang ingin berinvestasi dalam program MBG di Indonesia. Pasalnya, mereka memandang bahwa program MBG sebagai program unggulan pemerintah.

“Jadi begini, pengusaha China dan nanti kita lihat lah mungkin pengusaha-pengusaha yang lain yang akan datang beberapa waktu ke depan, itu melihat MBG ini adalah suatu program terobosan pemerintah,” katanya.

Anindya mengatakan, para pengusaha itu melihat MBG sebagai investasi jangka panjang dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM). Selain itu, MBG juga dinilai sebagai investasi untuk masa depan industrialisasi dan modernisasi sektor agrikultur.

Baca Juga:

Target 82,9 Juta Penerima, Anggaran MBG Ditambah 100 T

BGN Buka 90 Ribu Lowongan Kerja bagi Sarjana Fresh Graduete Untuk MBG

“Di mana bisa bayangkan ada 80 juta telur, 80 juta paha ayam dan belum lagi karbohidratnya dan lain-lain,” ujarnya.

Oleh karenanya banyak pengusaha termasuk dari China tertarik untuk terlibat. Apalagi, saat ini Kadin mengagas program MBG Gotong Royong.

“Jadi contohnya yang saya lihat ialah mereka banyak sekali ingin berpartisipasi ada yang ingin di CSR-nya saja,” ujar Anindya.

“Kebetulan mereka memperhatikan Kadin itu mempunyai MBG Gotong Royong. Apa itu? Isilahnya MBG as a service. Jadi, artinya bisa beli paketan,” katanya lagi.

(Kaje)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City