Soal Hukuman Mati Kasus Sabu 2 Ton di Batam, Komisi III DPR: Fandi Ramadhan Bukanlah Pelaku Utama

pasal karet UU ITE
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman (Foto: DPR RI)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Komisi III DPR RI menaruh perhatian serius terhadap tuntutan hukuman mati terhadap seorang anak buah kapal (ABK) bernama Fandi Ramadhan (26) dalam perkara penyelundupan sabu seberat hampir dua ton di perairan Batam, Kepulauan Riau. Kasus ini dinilai tidak hanya menyangkut aspek hukum, tetapi juga menyangkut prinsip keadilan dan perlindungan hak hidup seseorang.

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU), Fandi bukanlah aktor utama dalam jaringan penyelundupan narkotika tersebut.

“Kami mendapatkan informasi bahwa jelas saudara Fandi Ramadhan bukanlah pelaku utama,” kata Habiburokhman dalam konferensi pers usai rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, tuntutan pidana mati terhadap Fandi perlu dikaji secara lebih objektif karena yang bersangkutan tidak memiliki rekam jejak tindak pidana sebelumnya. Bahkan, dalam proses kejadian, Fandi disebut telah berupaya mengingatkan adanya potensi pelanggaran hukum.

Baca Juga:

Polda Riau Tangkap Oknum Polisi, Edarkan Sabu Seberat 1 Kg

Komisi III memandang perkara ini sebagai kasus yang harus ditangani dengan kehati-hatian tinggi karena menyangkut nyawa manusia. Oleh sebab itu, DPR menilai pendekatan hukum yang digunakan tidak boleh semata-mata represif, tetapi juga mempertimbangkan posisi, peran, dan tingkat keterlibatan terdakwa secara proporsional.

Habiburokhman menegaskan, hasil RDPU akan disampaikan kepada pihak-pihak terkait, termasuk lembaga peradilan yang menangani perkara tersebut, sebagai bentuk perhatian kelembagaan terhadap proses penegakan hukum yang adil.

Dalam rapat tersebut juga disinggung bahwa dalam KUHP baru, hukuman mati tidak lagi ditempatkan sebagai pidana pokok, melainkan sebagai pidana alternatif yang hanya dapat dijatuhkan dengan syarat-syarat yang sangat ketat.

“Tuntutan pidana mati tidak bisa dilakukan secara serampangan. Ada prinsip kehati-hatian dan syarat ketat yang harus dipenuhi,” ujarnya.

Sebagai informasi, Fandi Ramadhan sebelumnya dituntut hukuman mati oleh jaksa setelah ditemukannya sabu sekitar 1.995.130 gram atau hampir dua ton di kapal tempat ia bekerja. Dalam dakwaan, penyelundupan tersebut disebut melibatkan sejumlah pihak lain yang diproses dalam berkas terpisah, serta satu pelaku yang masih berstatus buronan.

Komisi III DPR menegaskan bahwa penanganan kasus narkotika harus tetap tegas, namun tetap berada dalam koridor keadilan hukum, agar tidak terjadi kekeliruan dalam menjatuhkan hukuman terhadap pihak yang bukan aktor utama dalam kejahatan terorganisir.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20261027-WA0003
Peringati Sumpah Pemuda dan HLN 2026, YBM PLN UP3 Majalaya Hadirkan Kepedulian melalui Bantuan Sosial
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sebuah gerobak jualan bukan sekadar sarana untuk berdagang. Bagi pelaku...
IMG-20261028-WA0001
Semangat Sumpah Pemuda, PLN UP3 Majalaya Hadirkan Aksi Kemanusiaan di Momentum Hari Listrik Nasional
BANNDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Semangat persatuan dan gotong royong yang diwariskan para pemuda Indonesia...
Persib vs PSIM
I.League Tegaskan Aturan 3 Pemain Asing di League Cup 2026/2027
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – I.League menegaskan regulasi penggunaan pemain asing dalam League Cup...
IMG-20261027-WA0001
Momentum Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Majalaya Ajak Pelanggan Manfaatkan Promo Tambah Daya 50 Persen
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 menjadi momentum bagi PT PLN (Persero)...
Picture1
Lime Coffee Shop Resto favehotel Hyper Square Bandung Tutup Sementara untuk Renovasi, Siap Hadir Kembali pada Awal Desember 2026
Bandung, 20 Oktober 2026 – Lime Coffee Shop Resto yang berlokasi di favehotel Hyper Square Bandung akan...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

kijang lgx
Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Transmisi otomatis konvensional dirancang untuk memberikan pengalaman...

3

Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dua nama besar di dunia hiburan, Titi DJ dan Thomas Djorghi, resmi...

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

5

Brace Cristiano Ronaldo
Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Cristiano Ronaldo kembali membuktikan kehebatannya di atas lapangan...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-23 at 19.38
Cita Rasa Halloween: Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan Menu Spesial Haunted Feast
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dalam menyambut musim Halloween tahun ini, Swiss-Belresort Dago Heritage...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...