Sindiran Pedas Said Iqbal di Depan Gedung DPR: Jangan Seenaknya Naikin Gaji, Pakai Joget-joget Lagi!

said iqbal dpr
(Instagram/Partai Buruh)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Ribuan buruh mendatangi kawasan depan Gedung DPR/MPR RI dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung hari ini. Pada kesempatan itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus pimpinan Partai Buruh, Said Iqbal, menyampaikan kritik pedas terhadap lembaga legislatif itu.

Ia menyayangkan pada sikap para wakil rakyat, yang menurutnya menikmati gaji besar sementara buruh harus turun ke jalan hanya untuk memperjuangkan kenaikan upah yang jumlahnya relatif kecil.

Said menyoroti aksi para anggota dewan yang terkesan santai dan bahkan berjoget, namun tetap menerima penghasilan yang sangat tinggi. Salah satu tunjangan yang menjadi sorotannya adalah tunjangan rumah anggota DPR yang mencapai Rp 600 juta per tahun.

“DPR jangan seenaknya naikin gaji ya, pakai joget-joget lagi! Itu yang menyakitkan hati rakyat, menyakiti buruh!” tegas Said di lokasi aksi, Kamis (28/08/2025).

“Buruh sampai turun ke jalan hanya untuk naik 8,5% itu rata-rata cuma Rp 200 ribu, mereka naikin sampai Rp 50 juta! dikali 12 bulan sama dengan Rp 600 juta, nyewa di mana itu? Di surga? Mahal banget!,” lanjutnya.

Said menekankan bahwa yang diminta buruh hanyalah keadilan, bukan kemewahan. Ia secara tegas menolak sistem upah murah yang selama ini diberlakukan kepada para pekerja.

BACA JUGA:

Nafa Urbach Gaji DPR Bakal Disumbangkan untuk Guru dan Rakyat Dapil, Ini Alasannya

Buruh Gelar Demo Besar-besaran 28 Agustus, Cek Tuntutannya!

“Tolak upah murah, kami meminta pemerintah menaikkan upah minimum menaikkan upah kita semua tahun 2026 sebesar 8,5%-10,5%. Jadi kita minta keadilan!,” ujar Said.

Ia pun menyampaikan, permintaan kenaikan upah sebesar 8,5% bukanlah angka yang ditentukan secara sembarangan.

Menurutnya, angka tersebut telah dihitung dengan merujuk pada formula resmi yang telah ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi dalam putusan nomor 168. Rumus tersebut mengacu pada data inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta indeks tertentu yang sudah ditetapkan.

“Ini bukan asal minta naik. Litbang Partai Buruh dan KSPI sudah hitung berdasarkan data resmi dari BPS. Inflasi dari Oktober 2024 hingga September 2025 tercatat 3,26%,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada periode yang sama, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5,1–5,2%. Jika angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi digabungkan, hasilnya berkisar 8,46% dan kemudian dibulatkan menjadi 8,5%.

“Enggak perlu jadi profesor matematika buat ngitung ini. Tinggal tambahkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi, selesai,” pungkasnya.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026