Polemik Ijazah Arsul Sani: Aliansi Masyarakat Laporankan Komisi III DPR ke MKD, Dianggap Lalai!

ijazah arsul sani
(Instagram/Arsul Sani)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, merespon langkah Aliansi Masyarakat Pemantau Konstitusi yang melaporkan polemik ijazah Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Arsul Sani, ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) pada Senin (17/11/2025).

Cucun menyampaikan, dirinya mengaku belum mempelajari isi laporan seutuhnya. Sampai saat ini, kata Cucun, MKD belum menyampaikan aduan itu secara resmi kepada pimpinan DPR.

“Biasanya kan kalau sudah ada pelaporan, pimpinan MKD menyampaikan surat ke pimpinan,” katanya kepada wartawan di Kompleks DPR/MPR, Jakarta.

Namun, ia memastikan bahwa pihaknya akan membahas laporan tersebut bersama pimpinan DPR jika MKD memutuskan bahwa aduan dari Aliansi Masyarakat Pemantau Konstitusi layak untuk diproses dalam persidangan.

“Ya, kami akan bicarakan nanti dengan pimpinan MKD. Saya juga baru mendapatkan update sekarang,” ujarnya, menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu mekanisme resmi dari lembaga kehormatan DPR itu.

Saat ditanya terkait proses fit and proper test Arsul Sani oleh Komisi III DPR pada 2023 lalu, Cucun memilih tidak memberikan komentar lebih jauh. Ia kembali menekankan bahwa dirinya belum melihat laporan pengaduan secara lengkap.

BACA JUGA: 

Surya Paloh Hormati Putusan MKD soal Sanksi Sahroni-Nafa Urbach, Apa Langkah NasDem Ke Depan?

Roy Suryo Cs Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Ijazah Palsu

“Nanti akan dilihat dan diperdalam di MKD seperti apa. Laporan itu pasti akan diverifikasi oleh MKD,” tegasnya.

Sebelumnya, Aliansi Masyarakat Pemantau Konstitusi secara resmi menyampaikan laporan polemik ijazah milik Hakim Arsul Sani kepada MKD pada Senin (17/11/2025).

Kelompok tersebut tak hanya mengarahkan aduannya kepada Arsul, tetapi juga menilai Komisi III DPR telah melakukan kelalaian. Mereka menyoroti proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada 2023, yang dinilai tidak cukup cermat sehingga persoalan terkait ijazah doktor Arsul yang diduga bermasalah tidak terdeteksi.

Melalui laporan ini, mereka berharap MKD dapat sekaligus mengevaluasi kinerja Komisi III, khususnya dalam memastikan integritas dan kredibilitas calon pejabat publik di lembaga negara.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun