BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Di tengah pasar smartphone Rp3 jutaan yang dipenuhi spesifikasi tinggi, layar AMOLED, dan kamera beresolusi besar, Sharp Aquos Wish 5 justru hadir dengan pendekatan berbeda. Ponsel asal Jepang ini tidak ikut “adu spek”, namun tetap percaya diri dipasarkan dengan karakter yang sangat khas.
Hal tersebut disorot oleh Cupu dalam ulasannya. Menurutnya, Aquos Wish 5 bukan ponsel yang mencoba terlihat unggul di atas kertas, melainkan perangkat dengan filosofi penggunaan yang jelas.
“Ini HP yang kelihatannya santai, enggak ikut lomba spek. Tapi setelah dipakai, baru kelihatan kenapa HP ini ada,” ujar Cupu dalam videonya, dikutip Kamis (29/1/2026).
Desain Unik dan Identitas Kuat
Dari sisi tampilan, Aquos Wish 5 langsung terasa berbeda. Modul kamera berbentuk dua lingkaran dalam satu frame bulat menjadi ciri khas Sharp yang konsisten di berbagai lini produknya. Desain ini memang tidak konvensional, namun justru menegaskan identitas brand.
Bagian belakang ponsel menggunakan material dengan 60 persen plastik daur ulang, bertekstur matte, dan tidak mudah meninggalkan sidik jari. Sharp juga masih mempertahankan jack headphone 3,5 mm, fitur yang mulai langka di kelas menengah.
“Sharp kelihatannya enggak ngejar desain aman. Mereka konsisten sama identitasnya sendiri, mau dibilang unik atau eksotis juga sah-sah aja,” kata Cupu.
Spesifikasi Cukup, Bukan untuk Pamer
Secara spesifikasi, Aquos Wish 5 terbilang sederhana. Layarnya berukuran 6,6 inci LCD beresolusi HD+ dengan refresh rate 120 Hz. Prosesornya menggunakan MediaTek Dimensity 6300, yang ditujukan untuk kebutuhan harian seperti media sosial, browsing, dan streaming.
Untuk fotografi, kamera utama 50 MP dipasangkan dengan sensor depth, sementara kamera depan mengandalkan resolusi 8 MP. Hasilnya dinilai cukup untuk dokumentasi sehari-hari, meski stabilisasi video dan performa low-light bukan menjadi keunggulannya.
“Kalau soal kamera dan performa, ini HP memang seadanya. Tapi buat pemakaian normal, masih aman,” jelas Cupu.
Baca Juga:
Sharp Rilis Ponsel Baru, Ini Spesifikasi dan Harga Aquos R9 Pro
Fitur Ramah Anak dan Orang Tua
Nilai tambah Aquos Wish 5 justru terletak pada pendekatan software. Sharp menyertakan fitur Junior Mode dan Simple Mode, yang menyederhanakan tampilan antarmuka dengan ikon besar dan navigasi mudah. Fitur ini ditujukan untuk anak-anak maupun pengguna lanjut usia.
Pendekatan tersebut, menurut Cupu, sangat mencerminkan pasar Jepang.
“Di Jepang, HP kayak gini banyak dipakai anak sekolah atau orang tua. Stabil, simpel, dan awet itu yang dicari, bukan spek dewa,” ujarnya.
Tantangan di Pasar Global
Meski konsepnya masuk akal di Jepang, Aquos Wish 5 menghadapi tantangan besar di pasar global. Di kisaran harga yang sama, konsumen disuguhi ponsel dengan layar AMOLED, performa lebih tinggi, dan konfigurasi kamera lebih lengkap dari brand Tiongkok.
Harga di Singapura yang sempat turun drastis menjadi sinyal bahwa pasar global masih mempertimbangkan ulang value ponsel ini. Tak heran jika Sharp Aquos Wish 5 juga tidak dipasarkan secara resmi di Indonesia.
Kesimpulan
Sharp Aquos Wish 5 bukan ponsel untuk pencinta spek tinggi atau gamer. Perangkat ini lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan kesederhanaan, stabilitas, dan kemudahan penggunaan terutama anak-anak dan orang tua.
“Ini bukan HP buat mendang-mending. Tapi buat orang yang butuh HP simpel dan tahan lama, Aquos Wish 5 itu masuk akal,” tutup Cupu.
Pendekatan yang berbeda ini menunjukkan bahwa di tengah kerasnya persaingan smartphone, Sharp tetap memilih jalur yang sesuai dengan karakter dan pasar yang mereka pahami.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Fathir Fahrezi Fardiansyah)











