Sejumlah Biro Travel Kembalikan Dana Kuota Haji, KPK Dalami Dugaan Kickback

Jadwal haji 2026
Ilustrasi. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kasus dugaan korupsi dalam pembagian kuota haji tambahan 2024 kian menyeruak, menyingkap indikasi praktik kotor dalam tata kelola ibadah haji. Kendati Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menetapkan tersangka, penyidik mulai menemukan adanya aliran dana mencurigakan dari sejumlah biro travel penerima jatah kuota tambahan.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengonfirmasi beberapa biro perjalanan telah mengembalikan dana yang ditengarai terkait kasus tersebut. Setelah sebelumnya Ustaz Khalid Basalamah melalui biro Uhud Tour serta sejumlah anggota Himpuh (Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji) menyerahkan uang ke KPK, kini giliran biro-biro di bawah Asphuri (Aliansi Silaturahmi Penyelenggara Haji dan Umrah Azhari Indonesia) yang ikut mengembalikan dana serupa.

“Ini terkait dengan pengembalian uang, benar, ada beberapa ya, travel, baik yang tergabung di Asphuri maupun yang lain, itu tentunya yang sedang didalami oleh kami penyidik,” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, mengutip cnnindonesia (3/9/2025).

Asep menekankan aliran dana dalam proses pembagian kuota haji kini menjadi sorotan utama penyidik. Ia menyebut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya menelusuri potensi aliran dana yang kembali ke lembaga antirasuah, melainkan juga mengurai jalur perintah yang melahirkan Surat Keputusan (SK) Menteri Agama terkait perubahan skema pembagian kuota haji.

Dalam SK yang diterbitkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, kuota tambahan haji diputuskan terbagi rata, yakni 50 persen untuk haji reguler dan 50 persen untuk haji khusus. Padahal, Undang-Undang Penyelenggaraan Haji dan Umrah secara tegas mengatur bahwa tambahan kuota seharusnya didistribusikan 92 persen untuk haji reguler dan hanya 8 persen untuk haji khusus.

Perbedaan mencolok dari aturan inilah yang diduga membuka ruang praktik kolusi antara oknum di Kementerian Agama dengan sejumlah biro perjalanan haji.

“Bagian pertama kan seperti telah saya sampaikan adalah bagaimana alur perintahnya ini terjadi, SK itu bisa dibuat atau bisa terbit, yang SK Menteri Agama, kemudian bisa sampai kepada kuota itu menjadi 50 persen-50 persen dan kemudian kuota itu bisa tersalurkan atau sampai kepada masing-masing jemaah melalui travel tentunya,” jelas Asep.

Asep turut mengungkap adanya dugaan praktik kickback dalam mekanisme pembagian kuota haji. Modusnya, biro perjalanan yang memperoleh kuota khusus diduga memberikan sejumlah uang kepada oknum di Kementerian Agama.

“Bagian kedua ini adalah soal adanya kickback. Uang mengalir dari jamaah, kemudian ke pihak travel, lalu diteruskan ke oknum pegawai Kemenag. Sebagian masih tercecer di beberapa pihak,” ujarnya.

Baca Juga:

Usut Korupsi Kuota Haji, KPK Bakal Panggil Eks Bendahara Amphuri

Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun, KPK Kembali Periksa Bendahara Amphuri

Sebagai langkah hukum, KPK telah mencegah mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, mantan staf khusus Menag Ishfah Abdul Aziz (IAA), serta perwakilan biro travel Fuad Hasan Masyhur (FHM) bepergian ke luar negeri. Langkah tersebut diambil guna memastikan proses penyidikan berjalan lancar.

Penyidikan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum dengan menggunakan Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2021, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(Virdiya/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City