Buntut Kasus Perundungan Siswa Berujung Bunuh Diri, Kepsek SMAN 6 Garut Dipecat!

Kepala Sekolah SMA Garut Dinonaktifkan
(Instagram/dedimulyadi71)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Garut dinonaktifkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Penonaktifan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penyelidikan atas dugaan kasus perundungan yang diduga menjadi penyebab seorang siswa mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kediamannya.

Menurut Dedi, keputusan untuk memberhentikan sementara pihak terkait bertujuan menjaga transparansi serta menjamin objektivitas dalam proses pengungkapan kasus tersebut.

“Jadi saya sudah menugaskan kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan investigasi mencari titik masalahnya,” kata Dedi melalui unggahan Instagram pribadinya pada Kamis (17/7/2025).

Mantan Bupati Purwakarta tersebut mengatakan pada awalnya ia berencana segera mengupayakan rekonsiliasi dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Ia pun telah mendengarkan penjelasan dari kepala sekol

“Tapi karena dua-duanya merasa benar, jadi kita akan menempuh jalur investigasi pendalaman,” tuturnya.

Sebelumnya, seorang siswa kelas X SMA Negeri di Garut mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumahnya, Senin, 14 Juli 2025. Kejadian itu kemudian ramai dan menjadi perbincangan di media sosial karena diduga siswa itu adalah korban perundungan di sekolah.

Kepolisian Resor Garut sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Namun, mereka tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan lebih mengarah dugaan bunuh diri dengan cara gantung diri.

Kasus ini kemudian mendapat sorotan khusus dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menegah (Kemendikdasmen).

“Kami juga membawa tim dari Inspektorat Jenderal dari Kementerian Pendidikan untuk bisa menelaah persoalan ini lebih utuh,” kata Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq kepada wartawan di Garut, sebagaimana dikutip Antara, Rabu, 16 Juli 2025.

Baca Juga:

Tak Tahan Perundungan di Sekolah, Remaja di Garut Diduga Bunuh Diri

Kasus Perundungan Anak yang Diceburkan ke Sumur Berakhir Damai?

Fajar menyampaikan perwakilan dari Kemendikdasmen telah berkunjung untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada orang tua siswa yang bersangkutan. Selain itu, ia menjelaskan bahwa saat ini kementerian tengah menelaah hasil investigasi serta mengevaluasi kinerja Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK).

Ia juga menambahkan kasus yang dialami siswa tersebut sebelumnya sudah menjadi perhatian pemerintah daerah melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Garut. Pihak keluarga, lanjutnya, mengimbau agar semua pihak tidak berspekulasi terkait penyebab kematian siswa, demi menjaga ketenangan dan menghormati suasana duka.

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026