Sahroni Diperas Utusan KPK Gadungan Rp300 Juta, Ini Kronologinya

-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menjadi sasaran aksi pemerasan oleh komplotan yang mengaku sebagai utusan resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tidak tanggung-tanggung, pelaku meminta uang sebesar Rp300 juta dengan dalih sebagai dana dukungan untuk pimpinan lembaga antirasuah tersebut.

Kasus ini mencuat setelah Polda Metro Jaya berhasil meringkus empat orang tersangka yang diduga terlibat dalam sindikat pegawai KPK gadungan. Sahroni sendiri akhirnya angkat bicara untuk mengklarifikasi rangkaian peristiwa yang hampir merugikan dirinya tersebut.

Modus Operandi: Mengaku Utusan Pimpinan

Peristiwa ini bermula ketika seorang perempuan yang mengaku sebagai utusan dari pimpinan KPK menemui Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, pelaku melancarkan bujuk rayu sekaligus tekanan, mengklaim bahwa uang ratusan juta rupiah tersebut diperlukan untuk kepentingan internal pimpinan KPK.

Sahroni, yang dikenal sebagai sosok yang vokal dalam isu hukum, tidak langsung percaya. Ia segera melakukan langkah verifikasi cepat dengan menghubungi pihak gedung merah putih secara langsung.

“Saya langsung cek ke KPK, dan pihak KPK menyangkal dengan tegas adanya utusan tersebut,” ujar Sahroni saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Baca Juga:

Sahroni Kembali Pimpin Komisi III, NasDem Sebut Proses Etik Telah Tuntas

Sahroni Kenang Peristiwa Rumah Dijarah, Tuding Penjarah Tak Bayar Pajak!

Jebakan “Uang Pancingan”

Menariknya, meski sudah mengetahui bahwa sosok tersebut adalah penipu, Sahroni justru memutuskan untuk mengikuti permainan pelaku. Ia sengaja memberikan uang Rp300 juta yang diminta sebagai bagian dari strategi penjebakan.

Langkah ini diambil bukan karena rasa takut, melainkan agar para pelaku memiliki bukti konkret tindak pidana sehingga bisa segera diringkus oleh pihak berwajib.

  • Tujuan: Memastikan pelaku tertangkap tangan dengan barang bukti.
  • Komitmen: Mendukung pemberantasan makelar kasus yang merusak citra lembaga negara.
  • Kerja Sama: Koordinasi intensif antara Sahroni, KPK, dan Polda Metro Jaya.

“Jadi, memang saya mendukung agar orang-orang seperti ini diberantas. Saya kemudian bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dan KPK untuk menangkap orang ini dengan memberikan uang tersebut di rumahnya,” tambah Sahroni.

Penangkapan dan Adanya Ancaman

Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya mengonfirmasi telah mengamankan empat orang tersangka dalam kasus ini. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, terungkap bahwa komplotan ini sempat melontarkan sejumlah ancaman kepada Sahroni untuk memuluskan aksi pemerasan mereka.

Meskipun detail ancaman tersebut belum dirinci secara publik oleh penyidik, polisi memastikan bahwa kasus ini sedang dikembangkan untuk melihat kemungkinan adanya korban lain dari kalangan pejabat publik.

Sinergi Antar Lembaga

Kasus ini menjadi bukti pentingnya koordinasi antara korban, lembaga negara (KPK), dan aparat penegak hukum (Polri). Melalui tindakan proaktif Sahroni, sindikat yang mencoreng nama baik KPK ini berhasil digulung sebelum memakan korban lebih banyak.

Saat ini, para tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di bawah jeratan pasal pemerasan dan penipuan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City