Saga Panas MotoGP, Honda Goda Jorge Martin, Aprilia Bereaksi

MotoGP Jorge Martin
Jorge Martin (X/@LambeResing)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Drama masa depan Jorge Martin di MotoGP 2025 ternyata bukan sekadar soal cedera atau klausul kontrak. Di balik layar, Aprilia merasa berada di posisi yang paling dirugikan, sebuah tim yang belum sempat menunjukkan potensi sejatinya, tetapi sudah harus menghadapi ancaman kehilangan pebalap andalan.

Dokumenter MotoGP From Heaven to Hell membuka tabir bagaimana ketegangan itu bermula. CEO Aprilia, Massimo Rivola, mengungkap bahwa sinyal ketidakpastian justru datang ketika proyek bersama Martin nyaris belum berjalan. Cedera membuat sang juara dunia hanya tampil satu akhir pekan, namun pembicaraan soal hengkang sudah lebih dulu mengemuka.

Masalahnya bukan sekadar rumor. Rivola mengaku mendapat pesan langsung dari manajer Martin, Albert Valera, yang menyebut Honda telah menyiapkan tawaran sangat menggiurkan untuk musim 2026. Bagi Aprilia, ini bukan hanya godaan finansial, melainkan ancaman terhadap fondasi proyek jangka panjang yang baru dibangun.

“Ini terjadi saat kami bahkan belum sempat bekerja bersama secara normal,” ujar Rivola, dikutip Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga:

Jorge Martin Isyaratkan Comeback ke MotoGP Usai Cedera Serius

Dari sudut pandang mereka, Martin belum memberi kesempatan adil bagi RS-GP untuk membuktikan diri, sementara tim sudah berinvestasi besar secara teknis maupun strategis.

Situasi makin rumit ketika Martin mencoba mengaktifkan klausul performa. Aprilia menilai langkah itu tidak relevan, mengingat minimnya data balapan akibat cedera. Bagi Rivola, keputusan untuk menolak bukan didorong emosi, melainkan prinsip profesional: kontrak harus dihormati, terutama ketika satu pihak belum benar-benar diberi peluang.

Rivola bahkan terbang langsung menemui Martin di Madrid. Percakapan itu menjadi momen krusial, bukan hanya antara bos tim dan pebalap, tetapi antara proyek dan individu. Ketegasan Aprilia muncul di titik ini, bukan sebagai bentuk pengekangan, melainkan perlindungan terhadap stabilitas tim.

Drama akhirnya mereda setelah Aprilia bersikap keras dan Dorna ikut turun tangan. Martin pun bertahan, sementara Aprilia perlahan kembali fokus ke lintasan. Kemenangan Marco Bezzecchi di GP Inggris menjadi simbol bahwa proyek RS-GP tetap hidup, meski dibayangi gejolak.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026