Gagal Tembus Q2 di MotoGP Valencia, Francesco Bagnaia Akui Kebingungan Analisis Data

ilustrasi - Fabio Quartararo (Foto: dok. MotoGP)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Francesco Bagnaia kembali menjalani hari yang berat di MotoGP Valencia 2025. Alih-alih membuka pekan dengan percaya diri di Sirkuit Ricardo Tormo, lintasan yang tahun lalu ia menangi, pembalap Ducati itu justru kembali terseret pola masalah yang sama seperti sepanjang musim. Kesulitan yang berkepanjangan ini bahkan membuatnya mulai mempertanyakan arah pengembangan motor dan performanya sendiri.

Pada sesi Latihan hari Jumat, Bagnaia hanya mampu menempati posisi ke-14 dengan catatan 1 menit 29,833 detik, tertinggal 0,593 detik dari Pedro Acosta yang memimpin. Hasil ini membuatnya gagal lolos langsung ke Kualifikasi 2 (Q2).

“Sejujurnya, hari yang biasa saja di 2025. Kesulitan sejak awal dan arah yang kami coba ternyata tidak tepat. Kami kehilangan waktu,” ujar Bagnaia, dikutip dari Crash, Sabtu (15/11/2025).

Menurutnya, di akhir sesi ia sudah memaksa motor untuk tembus 10 besar, namun usaha itu sia-sia.

“Ini sangat mirip dengan beberapa akhir pekan terakhir,” tambahnya,

Bagnaia tak menutupi bahwa Valencia memang sudah ia antisipasi sebagai lintasan sulit, terutama jika masalah pada Ducati 2025 tidak juga hilang.

“Trek ini salah satu yang jika masalahnya sama seperti biasanya, maka hasilnya berat,” kata Bagnaia.

Baca Juga:

Francesco Bagnaia Minta Ducati Berbenah Jelang MotoGP Argentina

Musim ini ia terus mengeluhkan dua hal yang seharusnya menjadi kekuatan Ducati, kemampuan motor mengerem saat miring dan stabilitas ketika berbelok. Ironisnya, kedua aspek itu justru menjadi titik lemah motor Desmosedici yang ia tunggangi.

“Motor saya musim ini, sayangnya tidak melakukan itu,” lanjutnya.

Untuk pertama kalinya musim ini, Bagnaia memberi komentar yang terdengar seperti sinyal kelelahan mental. Ia mengaku mulai kesulitan menganalisis data dan memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan agar performanya kembali ke level juara dunia.

“Saya jelas punya gambaran tentang apa yang bisa membantu saya, tapi melihat data dan semuanya, sulit untuk mencapai performa semacam itu,” ucapnya.

Kalimat itu memberi gambaran bahwa bukan hanya motornya yang bermasalah, tetapi juga beban dalam kepalanya semakin berat.

“Sulit untuk memahami dan menganalisis semuanya dengan baik… kami sudah berusaha sejak balapan pertama,” kata Bagnaia, yang kini berada di peringkat empat klasemen dengan 288 poin.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-02 at 13.20
DPRD Kota Bekasi Tinjau Kesiapan Lahan PSEL Sumurbatu, Pastikan Proyek Strategis Segera Dimulai
WhatsApp Image 2026-07-02 at 13.41
Komisi IV DPRD Kota Bekasi Siap Terima Audiensi DK3B, Perkuat Sinergi Pemajuan Seni dan Budaya
WhatsApp Image 2026-07-09 at 17.39
Cegah Kriminalitas, Pemkot Bandung Gencarkan Patroli dan Siskamling
Jose Mourinho Latih Klub Turki Fenerbahce?
Jose Mourinho Siapkan Revolusi Lini Belakang Real Madrid, Tiga Bek Elite Masuk Daftar Buruan
Jabar dan Selangor Jajaki Kerja Sama Bidang Perdagangan dan Investasi
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun
WhatsApp Image 2026-07-08 at 14.32
Diskominfo Kota Bandung dan Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Penataan Fiber Optik dan Transformasi Digital
WhatsApp Image 2026-07-07 at 15.13
Farhan Salurkan Bantuan Baznas Rp25 Juta untuk Korban Kebakaran Ponpes Al-Falah Dago