Rieke Diah Pitaloka Minta Anggota DPR Lebih Bijak Tanggapi Kritik Soal Isu Tunjangan

Rieke Diah Pitaloka
Rieke Diah Pitaloka (instagram/@riekediahp)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Artis sekaligus anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menyampaikan pesan tegas kepada para wakil rakyat agar lebih bijak dalam bertutur kata, terutama saat menghadapi kritik dari masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan Rieke menanggapi aksi demonstrasi besar-besaran pada Senin (25/8/2025) yang menyoroti usulan kenaikan tunjangan anggota DPR RI di tengah kondisi ekonomi rakyat yang sulit.

“Dengan segala kerendahan hati, dengan segala hormat saya kepada sahabat-sahabat anggota DPR RI, khususnya, dan juga para menteri,” ujar Rieke, dikutip dari Kompastv, Sabtu (30/8/2025).

“Pelajaran berharga untuk menjaga lisan,” imbuhnya.

Kritik Adalah Risiko Jabatan

Rieke mengingatkan bahwa sebagai wakil rakyat yang bekerja untuk kepentingan masyarakat, sudah seharusnya anggota DPR menerima kritik dengan kepala dingin.

“Ada yang kritik itu risiko dari jabatan sebagai wakil rakyat,” tuturnya.

“Kita harus lebih bijak, pola komunikasi diperbaiki. Mana yang harus direspons, tidak perlu reaksioner,” sambungnya.

Menurut Rieke Diah Pitaloka, kritik seharusnya menjadi bahan evaluasi kinerja para legislator.

“Menurut saya justru selalu membutuhkan kritik sebanyak-banyaknya. Supaya kita benar-benar ngerasa memang belum selesai menjalankan amanat jabatan dengan kitab suci kita masing-masing,” kata anggota Komisi VI DPR RI itu.

Baca Juga:

Nafa Urbach Gaji DPR Bakal Disumbangkan untuk Guru dan Rakyat Dapil, Ini Alasannya

Gelombang Demo Tuai Korban Jiwa, Pengamat: Akibat Apatis DPR!

Jangan Malu untuk Meminta Maaf

Selain menerima kritik, Rieke juga berpesan agar para pejabat publik tidak gengsi untuk meminta maaf jika memang melakukan kesalahan, baik dalam ucapan maupun tindakan.

“Mudah-mudahan, ini enggak usah gengsi juga,” tuturnya.

“Memang ya salah, merespons dengan gestur dan seperti itu, ya mohon maaf,” lanjut Rieke.

Sebagai informasi, demonstrasi bertajuk “Revolusi Rakyat Indonesia” pada (25/8/2025) menyoroti berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan rakyat. Salah satu isu utama yang memicu aksi protes adalah wacana kenaikan tunjangan anggota DPR RI di tengah tekanan ekonomi masyarakat.

Pernyataan sejumlah anggota DPR yang dianggap meremehkan besaran tunjangan tersebut semakin memperkeruh situasi. Memicu kritik publik, hingga memunculkan seruan agar para legislator lebih peka terhadap kondisi rakyat yang mereka wakili.

(Hafidah Rismayanti/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026