JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Polres Metro Jakarta Utara melaksanakan rekonstruksi kematian mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta pada Senin (6/5/2024).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Hady Saputra Siagian mengatakan, pihaknya melakukan rekonstruksi dengan menghadirka 13 orang saksi atas kasus tewasnya mahasiswa STIP itu.
“12-13 saksi dihadirkan dalam rekonstruksi. Rekontruksi dilakukan empat jam. Masih selidiki pelaku,” ujar Hady Saputra melansir PMJ News.
BACA JUGA: Rekontruksi Penganiayaan Dokter Gigi, Samuel Pengen Baku Hantam
Meski begitu, Hady belum bisa memastikan apakah bakal ada tersangka baru dalam kasus tewasnya mahasiswa STIP Jakarta asal Provinsi Bali itu.
“Kita masih belum bisa menyampaikan apa-apa, kita di sini hanya pra rekontruksi. Nanti kita sampaikan nanti,” ujarnya.
Ia mengungkap, reka adegan itu untuk mengetahui secara jelas peran dari para saksi dalam kasus penganiayaan itu.
“Para saksi ini perannya apa, kita masih mendalami. Supaya kita lebih tahu lagi siapa saja yang ada di kamar mandi Nanti kita sampaikan apabila sudah ada hasil dari proses penyelidikan lebih lanjut. Itu kita masih meriksa sebatas saksi,” tuturnya.
Dalam prarekonstruksi tersebut, Hady juga menjelaskan, seorang taruna tingkat di STIP Jakarta berinisial TRS, yang diduga sebagai tersangka turut dihadirkan.
“Iya kita hadirkan,” pungkasnya.
(Saepul/Aak)