Puluhan Ponsel Ilegal Disita dari Kamar Napi di Lapas Karawang

Puluhan Ponsel Ilegal Disita dari Kamar Napi di Lapas Karawang
Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Christo Toar (dok Lapas Karawang)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Puluhan ponsel dan beberapa jenis barang terlarang lainnya disita petugas dalam inspeksi mendadak (sidak) di blok hunian narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Christo Toar, di Karawang, Minggu, menyampaikan sidak di blok hunian narapidana (napi) digelar pada Sabtu malam (25/10), dengan melibatkan jajaran pengamanan Lapas, personel Satuan Brimob, serta personel Polres Karawang.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas, serta menindaklanjuti Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, tentang Pemberantasan HP, Narkoba, dan Penipuan berbagai modus di dalam Lapas/Rutan.

“Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan tidak ada potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas, terutama terkait peredaran barang terlarang seperti handphone dan narkoba,” kata Christo mengutip Antara.

Baca Juga:

Narapidana di Lapas Pangururan Samosir Tewas Dianiaya Sesama Warga Binaan

Resmi, Setya Novanto Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin Bandung

Dalam pelaksanaannya, tim sidak dibagi menjadi dua kelompok yang menyebar ke Blok C dan Blok D hunian Lapas Karawang.

Setiap tim sidak, katanya, melakukan penggeledahan secara acak pada kamar hunian dengan tetap menjunjung tinggi prinsip santun, humanis, dan terukur.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 31 unit ponsel serta beberapa alat terlarang lainnya seperti colokan listrik , korek dan lain-lain. Meski demikian, tidak ditemukan adanya narkoba maupun alat konsumsi narkoba selama penggeledahan berlangsung.

Menurut dia, narapidana atau warga binaan yang kedapatan memiliki barang terlarang akan dikenakan sanksi tegas.

“Kami akan melakukan pengasingan terhadap warga binaan yang melanggar ke kamar isolasi untuk kemudian dilakukan pengembangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan Lapas Karawang yang bersih dari ponsel pungutan liar, dan narkoba.

Melalui kegiatan ini, Lapas Karawang juga menegaskan pentingnya sinergi dengan aparat penegak hukum terkait, seperti Polres Karawang dan Satuan Brimob, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memerangi peredaran handphone dan narkoba di dalam Lapas.

(usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026