Prabowo: Indonesia Tak Akan Campuri Urusan Negara Lain

Biaya haji turun. prabowo hubungan internasional,
Presiden Prabowo Subianto. (YouTube/Sekretariat Presiden)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Presiden Prabowo Subianto menegaskan untuk menjaga hubungan persahabatan dengan seluruh negara di dunia. Namun, ia menekankan bahwa Indonesia tidak akan mencampuri urusan dalam negeri negara lain.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

“Kita bertekad memelihara persahabatan dan hubungan baik dengan semua bangsa dan semua negara. Kita tidak mau campur tangan dalam urusan dalam negeri negara manapun,” kata Prabowo.

Indonesia Hormati Semua Kekuatan Dunia

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia menghormati seluruh negara dan kekuatan di dunia, baik yang besar maupun kecil.

Menurutnya, sikap saling menghormati merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.

“Kita menghormati semua kekuatan di dunia yang besar maupun yang kecil,” ujarnya.

Prabowo juga menekankan bahwa tugas utama seorang Presiden adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia tanpa membedakan latar belakang apa pun.

Ia menyebut perlindungan terhadap seluruh warga negara merupakan amanah besar yang harus dijalankan oleh kepala negara.

“Tugas saya sebagai Presiden Republik Indonesia adalah untuk melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang apapun sukunya, apapun rasnya, apapun agamanya,” katanya.

Baca Juga:

Korea Utara Dukung Penuh Iran Dipimpin Mojtaba Khamenei, Kecam AS-Israel!

Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan di Teluk Arab, Bahlil: Negosiasi Segera Tuntas

Dalam pidatonya, Prabowo juga berbicara mengenai makna kepemimpinan yang menurutnya merupakan takdir sekaligus amanah besar.

Ia menilai, seorang pemimpin yang dipercaya rakyat harus menyadari tanggung jawab besar untuk menegakkan nilai-nilai kebenaran dan keadilan.

“Semakin saya sadar bahwa kepemimpinan itu adalah takdir dan kekuasaan itu bersumber dari Yang Maha Kuasa,” ungkapnya.

Prabowo juga menegaskan, bahwa kekuasaan tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Kekuasaan itu diberikan sebagai penugasan untuk membela kebenaran, keadilan, dan kejujuran,” ujarnya.

Menurutnya, kekuasaan harus dimaknai sebagai bentuk pengabdian untuk melindungi rakyat serta menghadirkan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh masyarakat.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun