JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri kegiatan retret ketua DPRD seluruh Indonesia yang digelar di Lembah Tidar, kompleks Akademi Militer, Magelang, Sabtu (18/4/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, Prabowo tiba sekitar pukul 10.05 WIB dan disambut langsung oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional, Ace Hasan Syadzily.
Disambut Meriah Ratusan Ketua DPRD
Kehadiran presiden disambut meriah oleh ratusan peserta. Para ketua DPRD yang hadir langsung berdiri dan menyanyikan lagu Maju Tak Gentar, menciptakan suasana penuh semangat kebangsaan.
Momen tersebut menjadi simbol dukungan kuat dari unsur legislatif daerah terhadap agenda penguatan persatuan nasional dan pembangunan negara.
Sejumlah Menteri dan Pejabat Hadir
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih, antara lain:
- Sjafrie Sjamsoeddin
- Tito Karnavian
- Sugiono
- Prasetyo Hadi
- Agus Subiyanto
- Listyo Sigit Prabowo
Kehadiran para pejabat tinggi negara menunjukkan pentingnya forum ini dalam membangun sinergi nasional.
Prabowo Beri Arahan Strategis
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo memberikan pengarahan strategis kepada ratusan pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia. Arahan tersebut diharapkan memperkuat peran DPRD dalam mendukung pembangunan nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
DPRD dinilai memiliki posisi penting dalam memastikan kebijakan pembangunan daerah sejalan dengan arah kebijakan nasional.
Retret Bagian dari Program Lemhannas
Kegiatan retret ini merupakan bagian dari program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diselenggarakan Lemhannas.
Acara berlangsung selama lima hari, mulai 15 hingga 19 April 2026, dan diikuti 546 peserta dari 38 provinsi serta ratusan kabupaten/kota di Indonesia.
Ace Hasan Syadzily mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan legislatif daerah sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah.
“Penting bagi pimpinan DPRD memiliki pemahaman yang utuh terkait tujuan nasional dan wawasan kebangsaan,” ujarnya.
Baca Juga:
Modus Sekolah ke Mesir, Korban Pelecehan Ustadz SAM Mulai Berani Bicara
Selain penguatan kapasitas teknis, program ini juga dirancang untuk membentuk pemimpin daerah berkarakter negarawan, dengan menekankan integritas, kepemimpinan visioner, dan nilai-nilai kebangsaan.
Melalui forum seperti ini, pemerintah berharap kolaborasi pusat dan daerah semakin solid dalam menjawab tantangan pembangunan masa depan.
(Dist)











