Modus Sekolah ke Mesir, Korban Pelecehan Ustadz SAM Mulai Berani Bicara

Pelecehan seksual dokter malang
Ilustrasi. (Istockhpoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry atau SAM di kawasan Bogor mulai menemukan titik terang. Para korban yang sebelumnya bungkam kini mulai berani mengungkap pengalaman yang mereka alami.

Salah satu saksi, Abi Makki, mengungkap bahwa pelaku diduga menggunakan modus iming-iming pendidikan gratis ke Mesir untuk mendekati para santrinya. Tawaran tersebut menjadi daya tarik utama yang membuat korban percaya dan mengikuti arahan pelaku.

Menurutnya, sejumlah santri bahkan benar-benar diberangkatkan ke Mesir. Namun, dana yang digunakan bukan berasal dari pribadi pelaku, melainkan dari sumbangan umat yang seharusnya diperuntukkan membantu sesama.

Abi Makki menjelaskan, dugaan pelecehan sebenarnya sudah terjadi sejak 2021. Saat itu, para korban bersama guru dan tokoh agama sempat melakukan klarifikasi langsung kepada pelaku. Dalam pertemuan tersebut, SAM mengakui perbuatannya dan berjanji tidak mengulanginya.

Baca Juga:

Bahas Kasus Dugaan Pelecehan Syekh AM, Komisi III DPR Gelar Rapat Tertutup

Namun, harapan itu pupus. Pada akhir 2025, kembali muncul pengakuan dari santri yang mengaku mengalami tindakan serupa. Hal ini terungkap setelah adanya komunikasi antara para guru dan tokoh agama, termasuk Habib Mahdi.

“Awalnya kami mengira sudah selesai sejak 2021. Tapi ternyata di 2025, kasus serupa kembali terjadi,” ujar Abi Makki.

Dari situlah laporan resmi akhirnya dilayangkan ke Bareskrim Polri pada 28 November 2025. Setelah laporan dibuat, para korban yang sebelumnya takut mulai berani menceritakan kejadian yang mereka alami.

Korban dalam kasus ini diketahui terdiri dari santri laki-laki, baik yang masih di bawah umur maupun dewasa. Dugaan pelecehan disebut terjadi berulang kali, bahkan dalam beberapa kasus dilakukan di tempat ibadah.

Situasi tersebut meninggalkan trauma mendalam bagi para korban. Mereka disebut tidak berani melawan karena pelaku menggunakan pendekatan agama untuk mempengaruhi dan mengendalikan mereka.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar