Jelang Lebaran, Polres Indramayu Ringkus 2 Pengedar Uang Palsu

uang palsu indramayu
(Instagram Polres Indramayu)
-

Tidak ada video disisipkan.

INDRAMAYU, TEROPONGMEDIA.ID — Unit Resmob bersama Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Indramayu berhasil mengungkap kasus peredaran uang palsu di wilayah Kabupaten Indramayu.

Dua pelaku pengedar uang palsu tersebut, pria berinisial A (39) dan W (53), warga Kecamatan Gantar dan Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, diamankan dalam operasi.

Kasus ini terungkap pada Sabtu, 8 Maret 2025, sekitar pukul 16.00 WIB, di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu,

AKP Hillal Adi Imawan, membenarkan penangkapan tersebut. Kasus ini terungkap diawali dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas mencetak dan menyimpan uang palsu di sebuah rumah di wilayah Kecamatan Gantar.

“Saat tim tiba di lokasi, ditemukan dua orang yang sedang menyimpan beberapa lembar uang rupiah. Setelah diperiksa, uang tersebut ternyata palsu,” jelas AKP Hillal Adi Imawan, mengutip akun Instagram Humas Polres Indramayu, Selasa (11/3/2025).

Menurut keterangan polisi, para pelaku menggunakan cairan varnish untuk membuat tekstur uang palsu terasa lebih kasar, sehingga menyerupai uang asli. Uang palsu tersebut dicetak dalam pecahan Rp 100.000 dan diduga akan diedarkan menjelang Lebaran.

BACA JUGA

Dibayar Rp50 Ribu, Bocah Bekasi Pembawa Uang Palsu Berujung ke Polsek

Wamentan: 1.050 Gerai Pos Indonesia Gelar Operasi Pasar Bahan Pokok

Barang Bukti yang Diamankan:

– 218 lembar uang palsu pecahan Rp 100.000
– 1 kaleng clear varnish merek Suzuka
– 2 tas selempang warna coklat dan hitam
– 2 unit handphone (Nokia 105 & Vivo 1904)
– 1 buah kawat besi dan karung bekas
– 1 alat Counterfeit Detector merek Evaco
– 1 flashdrive berisi rekaman video terkait aktivitas pelaku

Imbauan kepada Masyarakat

Kasat Reskrim Polres Indramayu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap peredaran uang palsu, terutama menjelang hari raya.

“Kami berharap masyarakat lebih teliti saat menerima uang dalam transaksi, terutama pecahan besar. Jika menemukan uang yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tegas AKP Hillal Adi Imawan.

Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Indramayu untuk penyelidikan lebih lanjut. Operasi ini menjadi upaya Polres Indramayu dalam menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi masyarakat, khususnya menjelang momen Lebaran.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian