Polda Jabar: Jumlah Tersangka Kasus Perdagangan Bayi ke Singapura Kemungkinan Bertambah

Perdagangan bayi Singapura
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat mengatakan jumlah tersangka dalam kasus perdagangan bayi ke Singapura kemungkinan akan bertambah. Hingga kini, polisi telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa tim penyidik belum lama ini melakukan penyelidikan lanjutan ke Pontianak. Setelah kembali dari lapangan, hasil penyelidikan tersebut mengindikasikan adanya potensi penambahan tersangka dalam jaringan kejahatan tersebut.

“Di sini yang kita dalami dari mereka adalah ada kemungkinan penambahan jumlah tersangka dari kasus yang sindikat bayi ini. Tidak hanya dari sindikat ini, ada pihak lain,” ucap Hendra, Kamis (24/7/2025).

Ia menyebut pihak-pihak yang kemungkinan menjadi tersangka baru memiliki peran turut serta membantu dan melakukan dalam kasus perdagangan bayi ke Singapura.

“Kita masih fokus kepada menyidik dari semua tersangka yang sudah kita dapatkan, untuk ada pengembangan lagi dari kemungkinan ada tambahan tersangka,” kata dia.

Lebih lanjut, Hendra mengatakan penyidik tengah menelusuri lebih lanjut apakah bayi-bayi yang dijual benar-benar diadopsi di Singapura atau hanya dijadikan tempat transit sebelum disalurkan ke negara lain. Penyelidikan juga difokuskan pada keterangan Lili alias Popo, tersangka utama sekaligus pemilik agensi yang diduga terlibat dalam jaringan perdagangan bayi tersebut.

“Saat ini penyidik masih mendalami keterangan dari saudari Lili bersama pendamping hukumnya,” ujar Hendra.

Baca Juga:

Dalami Kasus Perdagangan Bayi ke Singapura Polisi Gandeng Interpol

Perdagangan Bayi Jaringan Internasional di Bandung Timur Terbongkar

Lebih lanjut, Hendra menyebutkan bahwa dua orang yang diduga terlibat masih berstatus buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Ia mengimbau agar kedua buronan tersebut segera menyerahkan diri.

“Kami masih memburu dua DPO dan mengimbau agar mereka segera menyerahkan diri,” tegasnya

(Virdiya/_Usk) 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Perluas Pembiayaan KUR PMI, Dukung Generasi Muda Raih Peluang Kerja Global
bank bjb Perluas Pembiayaan KUR PMI, Buka Jalan Generasi Muda Raih Karier Global Lewat Program Magang Jepang
WhatsApp Image 2026-07-29 at 11.29
éL Hotel Bandung Gelar Donor Darah Bersama PMI, Sediakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
IMG-20260727-WA0000
PLN Ajak Pelanggan Manfaatkan PLN Mobile dan Fitur SwaCAM, Wujud Layanan Digital Menyambut HUT ke-81 RI
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
Berita Lainnya

1

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260727-WA0003
Gilang Dorong Puskesmas di Jakasampurna, Akses Layanan Kesehatan Jadi Prioritas
IMG-20260726-WA0003
DPRD Kota Bekasi Desak Pemerintah Pusat Tepati Komitmen Flyover Bulak Kapal, Warga Tak Bisa Terus Menunggu
IMG-20260726-WA0002
Reses Kreatif Samuel Sitompul Berbuah Puluhan Aspirasi Warga Bekasi Timur
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan