Mendikdasmen: Jangan Ada Perpeloncoan di MPLS Ajaran 2025/2026

masa orientasi
(ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI meluncurkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk tahun ajaran 2025/2026 pada Jumat (11/7/2025).

Mengusung tema “Ramah”, MPLS 2025 diharapkan menjadi gerbang awal yang mengembirakan bagi para siswa-siswi baru tanpa adanya kekerasan ataupun perundungan.

Masa pengenalan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan belajar dan tempat menimba ilmu yang nyaman untuk murid baru, bukan justru ajang perpeloncoan atau senioritas.

Biasanya, aksi perpeloncoan terjadi sebagai pembuktian kekuasaan atau dominasi senior dengan merundung siswa lain yang baru masuk di lingkungan sekolah mereka.

Perundungan dalam MPLS, baik secara fisik maupun verbal, dapat meninggalkan dampak dan kesan negatif bagi siswa baru.

Pengawasan ketat

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan tidak ada tradisi perpeloncoan senior ke junior di MPLS 2025.

“Tidak ada, mohon maaf, misalnya ya kadang-kadang ada tradisi senior mempelonco junior dan sebagainya,” kata Mu’ti, Jumat (11/7/2025).

Mu’ti dapat memastikan itu karena MPLS bakal ada pengawasan ketat yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan di wilayah masing-masing selama lima hari pelaksanaannya.

Ia menegaskan, kasus perpeloncoan senior ke junior yang seakan sudah menjadi tradisi ini harus dihindari dengan adanya pengawasan ketat. Kemendikdasmen telah memberikan kewenangan dan tanggung jawab pelaksanaan MPLS 2025 kepada para kepala sekolah.

“Ini semaksimal mungkin harus dihindari, karena itu maka pertanggungjawaban penuh pelaksanaan MPLS itu ada pada para kepala sekolah dan juga dinas-dinas pendidikan,” imbuhnya.

Bakal Beri peringatan

Apabila nantinya ditemukan perundungan atau perpeloncoan, Kemendikdasmen bakal memberikan peringatan kepada pelaku maupun sekolah tersebut.

“Ya sanksi sebenarnya tidak perlu ya, tetapi lebih kepada mungkin ya semacam peringatan saja gitu,” kata Mu’ti.

Menurut Mu’ti, MPLS semestinya hadir untuk memberikan edukasi kepada siswa-siswi baru terkait kekerasan atau perundungan yang masih cukup tinggi di sekolah.

Baca Juga:

Abdul Muti Ungkap Rencana Revitalisasi Sekolah Saat Retret Kepala Daerah

Pro-Kontra Soal Penjurusan SMA Dihidupkan Lagi

“Kita semua memahami bahwa kekerasan perundungan itu kan masih cukup tinggi di sekolah. Karena itu kami ingin memulai MPLS ini dengan semangat baru, dan nilai-nilai baru,” kata dia.

Mu’ti menyebut, bentuk perundungan baik secara verbal maupun fisik akan dihindari selama MPLS.

“Semuanya kita jauhi sehingga semangat baru untuk menjadikan sekolah sebagai rumah, mereka bisa belajar dengan gembira, untuk mencapai cita-cita,” paparnya.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
hasil pilpres as 2024

Hasil Pilpres AS 2024: Trump Unggul Sementara!

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Donald Trump, calon presiden Partai Republik, menang di negara bagian Indiana dan Kentucky dalam pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS), dengan masing-masing memperoleh 11 dan 8

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

3

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

4

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa dirinya akan melakukan pendataan terhadap seluruh pondok pesantren (ponpes) terlebih dahulu.
Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sejumlah ruko di Blok 3 kawasan Pasar Soreang dilaporkan ambruk pada...

5

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...