Anggota DPR Usul Second Account di Medsos Dilarang

second accound medsos dilarang
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, meminta kepada kantor perwakilan Google, YouTube, Meta, dan TikTok di Indonesia untuk meniadakan akun ganda bagi setiap orang.

Menurutnya, ketiadaan pembatasan kepemilikan terhadap media sosial, rawan untuk disalahgunakan oleh masyarakat.

“Akun ganda ini, kan, sangat sangat-sangat merusak, pak. Akun ganda ini, kan, pada akhirnya disalahgunakan. Pada akhirnya, bukan mendatangkan manfaat bagi masyarakat bagi pemakai yang asli tentunya,” kata Soleh, Selasa (15/7/2025).

Dia menilai keberadaan akun kedua atau second account berpotensi untuk disalahgunakan sebagai alat pendengung atau buzzer.

Dalam pengamatannya, banyak buzzer yang berkomentar di media sosial namun tidak memiliki kualifikasi atau spesialisasi dengan kapabilitas keilmuannya.

“Salah satunya buzzer, pak, buzzer ini bagaimana akibat buzzer orang yang nggak qualified menjadi terkenal, menjadi artis, menjadi wah, menjadi super begitu, dan dia malah mengalahkan orang yang qualified begitu,” ucapnya.

Dia meminta kepada seluruh perusahaan media sosial tersebut untuk membuat aturan agar setiap orang masyarakat hanya boleh membuat satu akun saja.

Baca Juga:

Kata-kata Promosi HP di Facebook Paling Unik!

Temui Teman Medsos, Remaja di Jakbar Hilang 3 Minggu Ditemukan di Sumbar

Soleh meminta hal itu menjadi bahan pertimbangan dalam Rancangan Undang-Undang Penyiaran.

“Ini dalam rangka memfilter akun ganda, rekomendasi saya pimpinan, dan mohon dicatat sekretariat, dalam rancangan dimasukkan bahwasanya platform digital tidak boleh membuat akun ganda,” tuturnya.

Dia menegaskan bahwa ketentuan tersebut tidak hanya berlaku bagi individu namun juga perusahaan atau pun lembaga.

Dia khawatir jika ada pihak yang diberi keistimewaan untuk membuat second account maka ada pihak yang bisa membuat konten ilegal yang bernarasikan negatif.

“Hanya satu akun asli saja, tidak boleh satu orang memiliki akun ganda, baik perusahaan, lembaga, maupun personal. Karena hanya itulah satu-satunya cara yang meng-handle berbagai konten ilegal,” katanya.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun