Pesisir Indramayu Terancam Tenggelam, Garis Pantai Eretan Mundur 200 Meter: BBWS Jelaskan Penyebabnya

Abrasi pantai Eretan Indramayu (Dok BBWS Citarum)
Abrasi pantai Eretan Indramayu (Dok BBWS Citarum)
-

Tidak ada video disisipkan.

INDRAMAYU, TEROPONGMEDIA.ID — Garis pantai kawasan wisata Eretan di Indramayu, Jawa Barat, dilaporkan telah mengalami abrasi yang signifikan, mundur hingga 200 meter dari posisi semula. Fenomena ini meningkatkan kerentanan kawasan tersebut terhadap banjir rob.

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum melanjutkan komitmennya dalam melindungi kawasan pesisir Indramayu dengan memperkuat pembangunan pengaman Pantai Eretan, Kecamatan Kandanghaur.

Program berkelanjutan ini bertujuan menekan risiko banjir rob yang kerap mengancam permukiman dan mata pencaharian warga.

Pada Rabu (15/9/2025), BBWS Citarum menggelar sosialisasi yang dihadiri sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala BBWS Citarum Marasi Deon Joubert, Kepala SNVT PJSA, Anggota Komisi V DPR RI Daniel Muttaqien, Camat Kandanghaur, Kepala Desa Eretan Kulon, serta perwakilan masyarakat dan pihak terkait.

Dalam paparannya, Kepala BBWS Citarum menjelaskan bahwa program pengamanan pantai di kawasan Eretan telah dimulai sejak 2021.

Pada tahun 2025 ini, tahap pembangunan akan difokuskan pada segmen sepanjang 500 meter, sebagai bagian dari rencana induk yang akan berlangsung selama tiga tahun ke depan.

“Pembangunan ini tidak hanya bertujuan melindungi kawasan permukiman dari luapan air laut, tetapi juga diharapkan dapat mendukung stabilitas perekonomian warga yang sebagian besar bergantung pada sektor pesisir,” kata Marasi Deon, dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (19/10).

BACA JUGA

Perjuangan Warga Mayangan Melawan Abrasi Terabadikan dalam Film Dokumenter EIGER

Muaragembong Abrasi, Apa Solusi Pemkab Bekasi?

Selain aspek perlindungan fisik, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan wilayah pesisir secara berkelanjutan, sekaligus mendukung aktivitas perekonomian masyarakat yang banyak bergantung pada sektor kelautan dan pariwisata.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi bukti sinergi multipihak antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kawasan pesisir yang lebih tangguh terhadap dampak perubahan iklim dan kenaikan muka air laut.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
Headline
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City
WhatsApp Image 2026-08-10 at 18.25
Wali Kota Bandung Titip Pesan Kebangsaan kepada Paskibraka, Bukan Sekadar Baris-Berbaris