Pertamina Patok Harga BBM Hari Ini, Pertalite Rp10.000

bbm etanol 10 persen indonesia (2). harga bbm hari ini
Ilustrasi. (dok. Pertamina)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — PT Pertamina (Persero) memastikan tidak ada perubahan harga untuk bahan bakar minyak (BBM) subsidi hingga 31 Maret 2026.

Harga Pertalite tetap berada di level Rp10.000 per liter, sementara Biosolar bertahan di Rp6.800 per liter.

Kebijakan ini menjadi instrumen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global yang belum sepenuhnya mereda.

BBM Nonsubsidi Mengikuti Mekanisme Pasar

Untuk BBM nonsubsidi, harga masih mengacu pada penyesuaian terakhir per 1 Maret 2026 berdasarkan formula dari Kementerian ESDM.

Di wilayah Jawa, Bali, dan sebagian Sumatera, harga Pertamax berada di kisaran Rp12.300–Rp12.900 per liter, sedangkan Pertamax Turbo di rentang Rp13.100–Rp13.650 per liter.

Sementara itu, untuk jenis solar nonsubsidi, Dexlite dipasarkan sekitar Rp14.200–Rp14.800, dan Pertamina Dex berada di kisaran Rp14.500–Rp15.100 per liter.

Perbedaan Harga Antar Wilayah Masih Terjadi

Variasi harga BBM antarwilayah masih menjadi karakter utama distribusi energi nasional.

Di wilayah seperti Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamax tercatat lebih tinggi hingga Rp12.900 per liter.

Sebaliknya, kawasan Free Trade Zone (FTZ) seperti Batam justru menikmati harga lebih rendah, mulai sekitar Rp11.750 per liter.

Sementara itu, wilayah Indonesia Timur seperti Sulawesi, Maluku, hingga Papua tetap menunjukkan harga yang relatif stabil, meski cenderung lebih tinggi dibanding wilayah barat.

Baca Juga:

Tutup Impor Solar, Prabowo Andalkan Biofuel Sawit B50

Kabar Gembira! Harga Cabai Rawit Merah Turun Serentak di Pasar Induk hingga Pasar Rakyat

Pertamina menegaskan bahwa kebijakan harga saat ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat.

Di tengah volatilitas harga energi global, pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi, sementara nonsubsidi tetap fleksibel mengikuti mekanisme pasar.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa tekanan global belum cukup kuat untuk memicu penyesuaian harga dalam waktu dekat, namun tetap menjadi faktor utama yang terus dipantau pemerintah.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun