Penghormatan Negara untuk Eyang Meri, Istri Jenderal Hoegeng Terima Bintang Bhayangkara Pratama

Eyang Meri Terima Bintang Bhayangkara Pratama
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang Bhayangkara Pratama kepada istri Kapolri ke-5 RI Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso (Foto: Dok.Korlantas Polri).
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang Bhayangkara Pratama kepada istri Kapolri ke-5 RI Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani Hoegeng atau yang akrab disapa Eyang Meri. Tanda kehormatan tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasanya terhadap institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Penganugerahan itu merupakan tindak lanjut dari usulan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Penyerahan Bintang Bhayangkara Pratama dilakukan oleh Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan kepada Rama Hoegeng selaku cucu sekaligus perwakilan keluarga.

Prosesi penyerahan berlangsung di Makam Giri Tama, Tajur Halang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/2).

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, pengajuan tanda kehormatan tersebut merupakan wujud penghormatan Polri atas peran dan kontribusi Meri Hoegeng selama mendampingi Jenderal Hoegeng serta dedikasinya kepada Korps Bhayangkara.

“Kami sangat menghormati dan menghargai beliau atas banyak hal yang selalu beliau titipkan dan sampaikan. Karena jasa beliau, Polri mengajukan kepada Bapak Presiden agar dianugerahi Bintang Bhayangkara Pratama,” ujar Sigit.

Baca Juga:

Eyang Meri, Istri Mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Meninggal Dunia

Sigit mengenang Meri Hoegeng sebagai sosok yang konsisten memberikan semangat, nasihat, dan masukan kepada Polri, terutama dalam situasi-situasi sulit yang dihadapi institusi kepolisian.

“Ini merupakan bentuk penghormatan dari kami, adik-adik beliau, serta anak-anak beliau atas jasa almarhumah dalam memberikan spirit dan dorongan moral kepada Polri,” tuturnya.

Pengajuan nama Meri Hoegeng sebagai penerima Bintang Bhayangkara Pratama tertuang dalam surat Kapolri kepada Presiden dengan Nomor: R/II/KEP/2026.

Eyang Meri meninggal dunia pada usia 100 tahun setelah menjalani perawatan intensif. Ia lahir pada 23 Juni 1925 dari pasangan Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe.

Meriyati menikah dengan Jenderal Hoegeng Iman Santoso pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai tiga orang anak, yakni Sri Pamujining Rahayu, Reni Soerjanti, dan Aditya Soegeng Roeslani.

Jenderal Hoegeng tercatat sebagai Kapolri kelima Republik Indonesia yang menjabat pada periode 1968–1971. Selama pengabdiannya, ia dikenal luas sebagai figur polisi berintegritas tinggi serta tegas dalam memberantas praktik korupsi dan gratifikasi di tubuh kepolisian.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara