Penerimaan Pajak Ekonomi Digital Tumbuh Positif, Capai Rp40 Triliun hingga Juli 2025

Pajak Ekonomi Digital
Ilustrasi (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melaporkan kontribusi positif penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital. Hingga Juli 2025, peneriman pajak sektor ekonomi digital tercatat telah mencapai Rp40,02 triliun.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Rosmauli mengatakan jumlah ini didapatkan dari penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE), Pajak Fintech, Pajak aset Kripto, serta pajak Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (SIPP).

“Kontribusi pajak dari sektor ekonomi digital menunjukkan tren positif, sehingga tidak hanya memperkuat ruang fiskal, tetapi juga menciptakan level playing field antara pelaku usaha konvensional dan digital,” tutur Rosmauli dalam keterangannya, Rabu (27/8/2025).

PPN PMSE tercatat memberikan kontribusi terbesar terhadap penerimaan pajak sektor ekonomi digital. Rosmauli, mengatakan perusahaan pemunggut pajak PMSE telah melakukan pemungutan dan penyetoran PPN PMSE dengan total Rp 31,06 triliun.

Jumlah penerimaan paja tersebut tersebut terdiri atas penerimaan sebesar Rp731,4 miliar pada 2020, Rp3,9 triliun pada 2021, Rp5,51 triliun pada 2022, Rp6,76 triliun pada 2023, Rp8,44 triliun pada 2024, serta Rp 5,72 triliun hingga 2025.

Baca Juga:

Transaksi di Platform Resmi Kini Bebas PPN, Pajak Kripto Disesuaikan

Anies Kritik Sistem Pajak Indonesia, Analogikan dengan Ikan Pancing!

Kemudian penerimaan pajak fintech, khususnya dari aktivitas peer-to-peer lending telah menyumbang penerimaan pajak sebesar Rp3,88 triliun sampai dengan Juli 2025.

Pajak fintech tersebut terdiri atas PPh 23 atas bunga pinjaman yang diterima wajib pajak dalam negeri dan badan usaha tetap sebesar Rp1,09 triliun, PPh 26 atas bunga pinjaman yang diterima wajib pajak luar negeri sebesar Rp724,25 miliar, dan PPN dalam negeri atas setoran masa sebesar Rp2,06 triliun.

Secara rinci, Penerimaan pajak tersebut berasal dari penerimaan tahun 2022 sebesar Rp446,39 miliar, Rp1,11 triliun pada tahun 2023, Rp1,48 triliun pada tahun 2024, serta Rp841,07 miliar pada tahun 2025.

Penerimaan pajak kripto juga tercatat mengalami tren positif dan telah berkontribusi sebesar Rp 1,55 triliun sampai dengan Juli 2025. Penerimaan pajak kripto tersebut terdiri dari Rp 730,41 miliar penerimaan PPh 22 dan Rp 819,94 miliar penerimaan PPN dalam negeri.

Penerimaan tersebut berasal dari penerimaan pajak tahun 2022 sebesar Rp246,45 miliar, Rp 220,83 miliar pada tahun 2023, Rp620,4 miliar pada 2024, serta Rp 462,67 miliar pada tahun 2025.

Selanjutnya adalah penerimaan pajak atas usaha ekonomi digital yang berasal dari penerimaan pajak yang dipungut pihak lain melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (SIPP). Hingga Juli 2025, penerimaan dari pajak SIPP tercatat sebesar Rp3,53 triliun.

(Raidi/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City