Pemkot Bandung Gelar Nikah Masal Sambut HJKB 214

Pemkot Bandung Gelar Nikah Masal
Pemkot Bandung gelar nikah masal di Pendopo Kota Bandung (Rizky Iman/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-214 Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar nikah masal di pendopo Kota Bandung pada Sabtu (21/9/2024).

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Dharmawan mengatakan Pemkot Bandung bekerjasama dengan seluruh stakeholder.

“Alhamdulillah pemerintah dalam hal ini kerjasama dengan semua stakeholder kita menyelenggarakan satu kegiatan yaitu nikah masal,” kata Dharmawan.

Menurutnya, pernikahan bukan hanya sekedar agama. Namun secara administrasi Negara pun dibutuhkan sebagai salah satu upaya untuk mensejahterakan masyarakat.

“Fungsi dari pernikahan ini juga untuk kesejahteraan,” ucapnya.

Dharmawan mengatakan, nikah masal tersebut di ikuti dengan 15 pasangan dari sembilan kecamatan di Kota Bandung.

“Ada 15 pasangan, di 9 kecamatan, semua sudah melakui tahapan yang dilakukan oleh kemenag, mudah-mudahan ini menjadi contoh ke depan bahwa pernikahan itu tidak hanya sekedar menyelenggarakan secara agama saja, negara juga butuh,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Soni Bakhtiar mengungkapkan, nikah masal tersebut merupakan pasangan yang betul-betul janda maupun duda.

“Nikah masal ini benar-benar baru menikah atau sudah menikah yang memang benar-benar persyaratannya sudah lengkap tidak perlu harus ada sidang isbat atau sidang perceraian karena mereka yang janda mahpun duda sudah melengkapi akte cerainya,” katany

Selain dari 15 peserta tersebut, Soni mengaku banyak juga yang mendaftar hingga ratusan peserta bahkan hingga lintas agama. Namun, yang memenuhi syarat hanya ada beberapa.

BACA JUGA: HKJB: Pj Wali Kota Sebut 3 Masalah Besar yang Belum Terselesaikan di Kota Bandung

“Yang daftar banyak banget, ratusan dan bahkan lintas agama, tapi yang memenuhi persyaratan cuma yang beragama islam dan juga sudah memenuhi kriteria,” ujarnya.

Adapun untuk fasilitas yang diberikan, kata Soni fasilitas tersebut antara lain, MUA, maskawin, hantaran, makan dan minum.

“Lalu baju pengantin, baju pengantinnya itu satu keluarga, satu pasangan didampingi oleh kedua orang tua dari mempelai, Calon Pengantin Wanita (CPW) maupun Calon Pengantin Pria (CPP),” pungkasnya.

 

(Rizky Iman/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara