Pemkab Garut Tambah 22 Desa Baru Hasil Pemekaran, Imbangi Jumlah Desa di Jateng dan Jatim

Pemekaran desa kabupaten garut
Peta Kabupaten Garut (EfullAma)
-

Tidak ada video disisipkan.

GARUT, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, resmi menambah 22 desa baru hasil pemekaran wilayah, dari sebelumnya 421 desa.

Kebijakan ini bertujuan mendekatkan pelayanan publik dan mempercepat pembangunan di tingkat desa.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Erwin Riyanto Nugraha, menjelaskan bahwa pemekaran ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati (Perbup) setelah melalui proses verifikasi lapangan.

“Dari 23 desa yang memenuhi syarat, satu desa mengundurkan diri, sehingga tersisa 22 desa persiapan yang tersebar di 16 kecamatan,” ujar Erwin, mengutip Antara, Sabtu (24/5/2025).

Pemekaran ini digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejak 2019 untuk mengejar ketertinggalan jumlah desa dibandingkan provinsi lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dengan pemekaran, diharapkan pelayanan publik dan pembangunan desa dapat lebih merata dan efektif.

“Tujuannya mempermudah pelayanan prima kepada masyarakat dan mendorong pemerataan pembangunan, termasuk penyerapan dana desa dari pusat, provinsi, maupun kabupaten,” jelas Erwin.

Proses pemekaran dilakukan setelah kajian lapangan terhadap desa-desa yang memenuhi syarat, antara lain memiliki minimal 12.000 jiwa penduduk atau 1.500 kepala keluarga.

Dari 421 desa di Garut, awalnya diusulkan 82 desa untuk dimekarkan, namun hanya 23 yang lolos verifikasi. Setelah satu desa mengundurkan diri, tersisa 22 desa yang kini berstatus sebagai desa persiapan.

Selama masa persiapan, penjabat kepala desa akan diambil dari aparatur sipil negara (ASN) di tingkat kecamatan.

Mereka bertugas menangani administrasi dan memfasilitasi persiapan pemilihan kepala desa, sementara kebijakan pembangunan tetap berada di bawah desa induk.

“Masa persiapan ini bisa berlangsung satu hingga tiga tahun, tergantung kesiapan desa tersebut,” kata Erwin.

BACA JUGA

Jejak Sejarah dan Pelestarian Seni Beluk di Desa Ciapus Banjaran

Sebagai Fondasi Ekonomi Desa, 40 Ribu Kopdes Merah Putih Dibentuk

Diharapkan, pemekaran ini dapat memperpendek jarak tempuh pelayanan publik, terutama di wilayah dengan kondisi geografis menantang seperti Garut Selatan, di mana masyarakat kerap menghadapi kendala akses dan biaya transportasi tinggi.

“Keberadaan desa baru diharapkan mempermudah masyarakat mengakses layanan tanpa harus menempuh jarak jauh dengan ongkos yang mahal,” pungkasnya.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City