Pemerintah Sepakati Asumsi Dasar Sektor ESDM 2026 dari Lifting Migas Hingga Subsidi Energi

Asumsi Dasar ESDM. impor LPG
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (dok. ESDM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) menyepakati asumsi dasar sektor ESDM dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2026. Kesepakatan tersebut disepakati bersama dengan Komisi XII DPR RI.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam rapat bersama dengan Komisi XII DPR RI, di Jakarta, menyampaikan sejumlah poin kesepakatan asumsi dasar sektor ESDM.

Poin poin yang disepakati dalam rapat ini mencakup kesepakatan terkait Indonesia Crude Price (ICP), lifting migas, volume BBM dan LPG bersubsidi, subsidi tetap minyak solar (GasOil48), serta subsidi listrik.

Bahlil menyampaikan untuk harga ICP pada tahun 2026 disepakati sebesar 70 dolar Amerika Serikat (AS) per barel. Kemudian lifting migas dalam RAPBN 2026, disepakati sebesar 1.594 ribu Barrel of Oil Equivalent per Day (BOEPD), dengan rincian gas bumi 984 BOEPD dan minyak 610 ribu Barrel of Oil Per Day (BOPD).

“Cost recovery-nya kita canangkan untuk 2026 sebesar 8,5 miliar dolar AS. Ini tidak jauh beda dengan cost recovery yang ada pada tahun 2024,” kata Bahlil, Rabu (27/8/2025) seperti dilansir dari Antara.

Baca Juga:

Pemerintah Matangkan Aturan, Siap-siap LPG 3 Kg Tak Bisa Dibeli Sembarangan

Ditjen Migas Perluas Pembangunan Jargas, Target 15 Kabupaten/Kota hingga 2026

Selanjutnya volume BBM bersubsidi ditetapkan sebanyak 19,162 juta kiloliter, yang terdiri dari minyak tanah 526 ribu kiloliter dan solar 18,63 juta kiloliter. Sementara LPG bersubsidi atau LPG 3 kilogram dialokasikan sebanyak 8 juta metrik ton dalam RAPBN 2026.

Bahlil mengungkapkan bahwa subsidi ini akan dilakukan dengan kehati-hatian untuk memastikan penyaluran tepat sasaran.

“Kita tahu bahwa LPG ini harus betul-betul tepat sasaran, dan karena itu pengelolaan subsidi ke depan akan penuh dengan hati-hati dan betul-betul kita lakukan secara bijak dan sekali lagi tepat sasaran kepada saudara-saudara kita yang berhak menerima,” ujarnya lagi.

Terkait subisidi listrik, Bahlil mengungkapkan ada kenaikan angka alokasi subsidi untuk tahun 2026. Subsidi listrik dalam RAPBN 2026 dialokasikan sebanyak Rp101,72 triliun, naik dari proyeksi subsidi di tahun 2025 sebesar Rp90,32 triliun.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyampaikan, pihaknya menyepakati asumsi dasar makro yang diajukan oleh Kementerian ESDM dalam RAPBN 2026.

(Raidi/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

2

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri