Pemerintah Hapus Batasan Kuota Impor Sapi Hidup

Impor Sapi Hidup
Ilustrasi (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah akan hapuskan batasan kuota impor sapi hidup untuk menjamin ketersediaan pasokan daging demi memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan adanya kebijakan ini, pengimpor bisa melakukan impor sapi hidup tanpa batasan untuk berbagai tujuan.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkfili Hasan, mengatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk mendukung industri peternakan dan kebutuhan konsumsi masyarakat.

“Ya sekarang kan kita buka lebar. Impor sapi yang hidup, baik untuk potong, penggemukan maupun untuk susu. Sekarang kan bebas, kita bebaskan,” kata Zulhas di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Minggu (15/6/2025).

Dengan kebijakan ini, importir bisa melakukan impor sapi hidup tanpa batasan untuk berbagai tujuan, mulai dari penggemukan, pemotongan, hingga produksi susu.

Sapi hidup yang diimpor untuk kebutuhan potong akan dipelihara hingga mencapai bobot tertentu sebelum akhirnya disembelih.

Sementara itu, impor sapi perah akan dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi susu dalam negeri. Saat ini populasi sapi perah nasional sekitar 546.000 ekor, dengan kontribusi produksi hanya 20 persen dari kebutuhan susu nasional.

Baca Juga:

Donald Trump Naikkan Tarif Impor Baja ke AS Jadi 50 Persen

Sejahterakan Petani, Wamentan Pastikan Larangan Impor Singkong

Zulhas menyampaikan melalui kebijakan pembebasan kuota ini juga memberi peluang bagi industri pengolahan susu nasional untuk meningkatkan volume produksi dan kualitas pasokan.

Hal ini sekaligus dapat memperkuat rantai pasok industri pengolahan susu mulai dari hulu hingga ke hilir.

Meskipun begitu, Zulhas belum menjelaskan rincian teknis terkait pelaksanaan kebijakan pembebasan batasan kuota impor tersebut.

Pada awal tahun, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan bahwa Indonesia akan melakukan impor sebanyak 2 juta sapi hingga lima tahun ke depan atau sampai 2029. Impor itu bertujuan untuk memenuhi kebutuhan daging dan susu di dalam negeri.

“Kita target 5 tahun ini untuk susu 1,2 juta (sapi), kemudian untuk daging 800 ribu lebih. Jadi totalnya 2 juta selama 5 tahun,” kata Sudaryono di Jakarta, Jumat (31/1/2025).

Sudaryono mengatakan, Indonesia menetapkan target impor sapi hidup pada tahun 2025 sebanyak 250 ribu sapi untuk kebutuhan daging dan susu.

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City