Donald Trump Naikkan Tarif Impor Baja ke AS Jadi 50 Persen

Donald Trump Naikkan Tarif Impor Baja ke AS Jadi 50 Persen
Ilustrasi-Antrian Truk Peti Kemas Hendak menggunakan Kapal untuk menyebrang pulau (AI Meta)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) mengumumkan akan menggandakan tarif impor baja dari 25% menjadi 50% guna melindungi industri baja domestik secara lebih efektif.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada Jumat (30/5/2025), saat mengunjungi pabrik Irvin Works milik US Steel di West Mifflin, Pennsylvania.

“Kami akan menaikkan pajak impor baja ke AS dari 25% menjadi 50%. Ini akan membantu melindungi industri baja dengan lebih baik,” ujar Trump.

“Pada angka 25%, mereka masih bisa lolos. Namun pada angka 50%, mereka tidak akan bisa melakukan itu lagi,” tambahnya.

Baca Juga:

Negosiasi Tarif Impor Amerika, Ini Daftar Tawaran Indonesia

Sri Mulyani Sebut Ada Peluang Baru di Tengah Penundaan Tarif Impor Trump

Pengenaan tarif ini tidak terpengaruh oleh keputusan pengadilan perdagangan internasional (CIT) di Manhattan pada 28 Mei 2025, yang memblokir sebagian bea impor lainnya. Kebijakan tarif baja diberlakukan berdasarkan bagian 232 dari Undang-Undang Perluasan Perdagangan tahun 1962, setelah investigasi oleh Departemen Perdagangan AS terkait risiko terhadap keamanan nasional.

Tarif impor baja yang baru akan mulai berlaku pada 4 Juni 2025.

Langkah ini diambil hanya beberapa hari setelah Trump menyatakan dukungannya terhadap rencana penggabungan antara US Steel dan Nippon Steel dari Jepang. Pada 23 Mei 2025, Trump menyebut rencana ini sebagai sebuah kemitraan melalui platform Truth Social. Ia juga menekankan bahwa kantor pusat US Steel akan tetap berada di Pittsburgh.

Nippon Steel sendiri berencana menginvestasikan sebesar US$ 14 miliar selama 14 bulan dalam perusahaan baja yang telah berdiri selama lebih dari 120 tahun itu.

Dalam dokumen pengajuan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada 8 April, US Steel menggambarkan kesepakatan tersebut sebagai penggabungan. Setelah merger, US Steel akan menjadi anak perusahaan sepenuhnya milik Nippon Steel Amerika Utara, namun tetap beroperasi sebagai entitas terpisah. (_usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara