PDIP Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Perkataan Megawati Rujukan?

Hasto Kristiyanto
Hasto Kristiyanto (X/@JhonSitorus_18)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menegaskan, partainya menolak pemberian gelar pahlawan nasional tanpa pertimbangan mendalam, termasuk terhadap usulan  Presiden ke-2 RI Soeharto menjadi pahlawan nasional.

Hal itu disampaikan Hasto, selepas  mendampingi Presiden RI ke-5 sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, berziarah ke makam Presiden pertama RI, Ir Soekarno, di Blitar, Jawa Timur, Sabtu (1/11/2025).

Ia juga mengatakan, PDIP berlandaskan pada pesan Megawati agar gelar pahlawan nasional tidak diberikan dengan mudah dan harus memperhatikan rekam jejak sejarah serta nilai kemanusiaan tokoh yang akan dinobatkan

“PDI Perjuangan mendengar banyak masukan dari kalangan masyarakat sipil dan akademisi yang memberikan catatan tentang kebanggaan kemanusiaan (human pride) dan pelanggaran di masa lalu. Bahkan Prof Mahfud MD saat menjabat Menko Polhukam juga menyinggung soal persoalan HAM. Semua itu menjadi perhatian serius bagi kami,” ujar Hasto.

BACA JUGA:

Usulan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Pakar: Harus Lewati Tahapan-tahapan

Soeharto Dinilai Layak Jadi Pahlawan Nasional oleh Sekjen Golkar, Kekurangan Dianggap Kelemahan

Ia melanjutkan, Megawati menilai, gelar pahlawan merupakan simbol dari nilai luhur dan integritas, bukan sekadar status formal.

Lebih lanjut, kata Hasto, seorang pahlawan sejati harus menjadi contoh moral nyata dan inspirasi bagi seluruh anak bangsa. Sehingga, pemberian gelar pahlawan harus mempertimbangkan suara rakyat, rekam perjuangan, serta kontribusi nyata terhadap kemanusiaan dan keadilan sosial.

“Pahlawan adalah sosok yang memperjuangkan kemerdekaan dan nilai-nilai kemanusiaan, bukan yang pernah mengkhianati rakyatnya sendiri,” tegas Hasto.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun