Optimalisasi Bounding Attachment dan Kesehatan Mental Ibu Usia Dini melalui Kelas Psikoedukasi serta Stimulasi Pijat Bayi Mandiri di Lingkungan Bagek Kembar

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dalam upaya menekan angka anak Bawah Garis Merah (BGM) sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga, Tim KKN Kelompok 18 Universitas Bhakti Kencana menggelar program Pengabdian Kepada Masyarakat di Lingkungan Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Kegiatan yang berlangsung selama dua pekan pada Juli 2026 ini berfokus pada kelas psikoedukasi kesehatan mental serta pelatihan stimulasi pijat bayi mandiri.

Berdasarkan hasil survei di lapangan, Lingkungan Bagek Kembar mencatatkan populasi bayi dan balita yang terbilang tinggi. Namun, kondisi tersebut diwarnai dengan cukup maraknya temuan balita BGM. Penelusuran tim pengmas menunjukkan bahwa akar masalah bersumber dari minimnya pemahaman para ibu terkait pentingnya bounding attachment (ikatan emosional), kurangnya edukasi kesehatan mental masa nifas, hingga terbatasnya keterampilan dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang anak.

Guna menjawab persoalan tersebut, sebanyak 32 peserta yang terdiri dari ibu bayi/balita serta remaja putri setempat dirangkul dalam program pelatihan intensif. Melalui pendekatan demonstrasi langsung dan pendampingan individual, para peserta dibekali teknik pijat bayi yang aman dan sesuai standar medis. Pembelajaran juga diperkuat lewat pembagian modul, leaflet, booklet, hingga panduan video interaktif.

Langkah ini mempertegas posisi strategis perempuan dalam domestik keluarga. “Sebab, sebagai tiang utama kesehatan keluarga, wanita memegang peran kunci dalam menentukan pola gizi, sanitasi, serta stabilitas fisik dan mental di rumah. Menjaga kesehatan fisik dan psikologis ibu merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas generasi mendatang” ujar ketua Pengmas dari Universitas Bhakti Kencana.

Dampak positif dari intervensi ini pun mulai terlihat. Pascapelatihan, para peserta mencatatkan peningkatan pemahaman dan keterampilan secara optimal pada seluruh materi yang diujikan. Lewat stimulasi mandiri yang kini dapat dilakukan di rumah, ikatan emosional ibu dan anak di Bagek Kembar diharapkan kian erat sekaligus mampu mendongkrak status gizi balita secara berkelanjut.

Penulis: Tim KKN Kelompok 18 Universitas Bhakti Kencana

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City