Mahasiswa KKN UHS Bandung Jadikan Siswa SMPN 2 Arjasari Skuad Detektif Digital Anti-Hoaks

Literasi Digital Anti-Hoaks
Literasi Digital Anti-Hoaks (dok.tetopongmedia.id)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Halim Sanusi (UHS) Bandung memberikan edukasi literasi digital anti-hoaks kepada siswa SMPN 2 Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/8/2025).

Kegiatan ini bertujuan membekali pelajar dengan keterampilan kritis dalam memilah informasi di dunia maya agar terhindar dari jebakan berita palsu alias hoaks.

“Kelompok kami memilih memberikan edukasi literasi digital kepada siswa SMP karena mereka aktif di media sosial namun rentan terpapar hoaks, cyberbullying, dan penyalahgunaan data pribadi. Edukasi ini membantu mereka menggunakan teknologi secara aman, bijak, dan bermanfaat,” kata Ketua KKN Kelompok 3, Marsa Dhiaulhaq Farras.

Dalam presentasinya, Marsa mengajak para siswa menjadi detektif digital istilah yang ia gunakan untuk menyebut seseorang yang terampil membedakan berita asli dan palsu. Ia menekankan bahwa hoaks bisa memicu dampak buruk seperti kepanikan, perpecahan, bahkan kerugian materi.

Literasi Digital Anti-Hoaks
Literasi Digital Anti-Hoaks (dok.teropongmedia.id) 

Baca Juga:

Mahasiswa KKN Universitas Halim Sanusi Kunjungi UMKM Keripik Singkong Ibu Lilis, Ini Tips Produksinya!

Mahasiswa KKN UHS Bikin Seru Kegiatan Belajar di DTA Al-Fath Cilengkrang

Beberapa contoh yang dipaparkan antara lain berita gempa bumi palsu, kabar negatif yang tidak benar tentang teman, hingga penipuan undian berhadiah.

Para mahasiswa juga membongkar trik umum yang digunakan penyebar hoaks. Seperti memakai foto lama yang diambil di luar konteks, atau gambar yang telah dimanipulasi.

Mereka mengajarkan cara memeriksa keaslian sumber berita, memahami konteks asli gambar. Serta menggunakan fitur reverse image search untuk memverifikasi foto atau video.

Selain itu, sesi interaktif juga digelar agar siswa dapat langsung mempraktikkan teknik deteksi hoaks. Siswa diajak menganalisis contoh berita yang sengaja dicampur fakta dan kebohongan, lalu mendiskusikan cara mengungkap kebenarannya.

Kegiatan Literasi Digital Anti-Hoaks ini disambut antusias oleh pihak sekolah dan siswa. Harapannya, pelajar tidak hanya lebih kritis dalam menerima informasi, tetapi juga dapat menjadi agen penyebar kebenaran di lingkungan masing-masing.

(Hafidah Rismayanti/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City