BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat berpartisipasi aktif dalam peringatan Hari BPR–BPRS Nasional yang diselenggarakan di Lapangan Tegalega, Kota Bandung, Sabtu (30/5/2026), dengan mengusung tema “Langkah BPR–BPRS untuk Negeri, Ekonomi Rakyat Maju”.
Kegiatan ini menampilkan rangkaian acara fun walk, literasi dan edukasi perbankan, lomba band antar universitas, serta bazar UMKM yang dihadiri lebih dari 10.000 peserta dari kalangan mahasiswa, pelajar, masyarakat umum, dan insan BPR–BPRS. Kehadiran jumlah peserta yang masif ini menunjukkan antusiasme masyarakat dan komitmen bersama untuk memperluas akses keuangan yang inklusif.
Sebagai bentuk dukungan, OJK Jawa Barat membuka layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dan konsultasi keuangan bagi masyarakat. Layanan ini dihadirkan untuk membantu masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai riwayat kredit, akses pembiayaan, serta solusi keuangan yang aman dan sesuai ketentuan. OJK meyakini bahwa kemudahan akses terhadap informasi yang akurat akan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan keuangan dan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Departemen Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK, Bernard Widjaja, menegaskan peran strategis BPR dan BPRS dalam memperkuat akses keuangan masyarakat kecil dan UMKM.
“BPR dan BPRS adalah garda terdepan dalam melayani sektor UMKM dan masyarakat kecil. Melalui momentum Hari BPR–BPRS Nasional, kami ingin memastikan masyarakat semakin cerdas dalam menggunakan layanan keuangan. Kehadiran layanan SLIK dan konsultasi di lokasi acara adalah wujud komitmen OJK untuk mendekatkan akses informasi keuangan yang transparan dan terpercaya,” ujar Bernard.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota Komisi XI DPR, Mustofa, Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank LPS, Doddy Zulverdi, Kepala Departemen Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK, Bernard Widjaja, Direktur Pengawasan LJK OJK Provinsi Jabar, Melati Usman, Ketua Umum Perbarindo, Tedy Alamsyah, Anggota Badan Supervisi OJK, dan Perwakilan dari Pemerintah Daerah. Rangkaian acara dimulai sejak pagi dengan senam bersama, pelepasan peserta fun walk sejauh lima kilometer, pertunjukan seni budaya, hingga penampilan bintang tamu. Kehadiran regulator, pelaku usaha sektor keuangan, dan masyarakat pada kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi yang mendorong ekonomi rakyat kian maju, inklusif, dan berdaya tahan.
OJK menegaskan bahwa dukungan terhadap BPR–BPRS tidak berhenti pada momentum peringatan ini. Upaya tersebut akan berlanjut melalui program literasi dan inklusi keuangan, pengawasan perilaku pelaku usaha jasa keuangan, serta kolaborasi yang terarah dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkokoh ekosistem keuangan daerah. Dengan demikian, OJK berkomitmen menjaga keseimbangan antara pelindungan konsumen dan akselerasi pertumbuhan ekonomi rakyat, sekaligus mempertegas peran BPR-BPRS sebagai mitra strategis dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata.











