Noel Murka di Pengadilan, Sebut KPK Pakai Standar Iblis

sidang noel kpk
Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel). (X/insightpolitica)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan kembali melontarkan kritik keras kepada tim jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang dugaan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Dalam persidangan yang telah memasuki agenda kesembilan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Noel—sapaan Immanuel Ebenezer—menyatakan hingga kini tidak ada saksi yang menyebut keterlibatan dirinya dalam perkara tersebut.

“Tadi ini sidang sudah ke sembilan. Dari semua saksi tidak ada menyatakan satu pun bahwa semua kasus ini terkait dengan saya. Artinya kita berharap ke depan tetap sama hasilnya,” kata Noel kepada wartawan, Senin (9/3/2026).

Noel Kritik Kinerja KPK

Noel menilai, apabila pada akhirnya tidak ada saksi yang membuktikan kesalahannya, maka kinerja KPK saat ini layak dipertanyakan.

Menurutnya, lembaga antirasuah tersebut tidak menggunakan standar keadilan dalam proses penegakan hukum.

“Kita enggak mau negara ini dipimpin oleh para, apalagi periodik sekarang ini kan mengerikan sekali, tukang bohong,” kata Noel.

Ia bahkan menyebut standar yang digunakan KPK bukan standar keadilan.

“Karena mereka punya standar bukan standar keadilan, tapi pakai standar iblis. Suka bohong, licik, liar,” ujarnya.

Singgung Kasus Firli Bahuri

Dalam pernyataannya, Noel juga menyinggung kasus hukum yang menjerat mantan Ketua KPK Firli Bahuri terkait dugaan suap dan gratifikasi terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Ia mempertanyakan mengapa kasus tersebut hingga kini belum juga tuntas meskipun Firli telah berstatus tersangka.

“Sampai sekarang ini Firli belum ditahan. Sudah tersangka belum juga ditahan. Banyak sekali kasus-kasus lain juga belum ditahan KPK,” ujar Noel.

Ia meminta KPK juga membenahi persoalan internal lembaga tersebut.

“Kita minta KPK jangan sibuk ngurusin lembaga-lembaga lain, urus internal mereka juga,” tegasnya.

Noel Minta Pimpinan KPK Hadiri Persidangan

Sebelumnya, Noel sempat menyampaikan harapan agar pimpinan KPK hadir langsung dalam persidangannya.

Ia menyampaikan hal itu di sela sidang kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di lingkungan Kemnaker pada periode 2024–2025.

“Harapan saya, jangan partai yang hadir, pimpinan KPK harus hadir,” kata Noel dalam persidangan, dikutip dari Antara.

Meski demikian, ia menyadari bahwa pemanggilan saksi merupakan kewenangan majelis hakim.

Baca Juga:

Kasus CPO, Kejagung Geledah Kantor dan Rumah Komisioner Ombudsman RI

KPK Ungkap Modus Licik Fadia Arafiq, ART Dijadikan Direktur PT RNB

Dalam persidangan sebelumnya, nama mantan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah juga sempat disebut.

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemnaker, Dayoena Ivon Muriono, mengungkap adanya dugaan aliran uang sebesar Rp50 juta kepada Ida Fauziyah terkait perkara pemerasan sertifikasi K3.

Dugaan Pemerasan Rp6,52 Miliar dan Gratifikasi

Dalam perkara ini, Noel didakwa melakukan pemerasan terhadap para pemohon sertifikasi atau lisensi K3 dengan nilai mencapai Rp6,52 miliar bersama sejumlah terdakwa lain.

Selain itu, ia juga diduga menerima gratifikasi berupa uang sekitar Rp3,36 miliar serta satu unit sepeda motor mewah Ducati Scrambler dari aparatur sipil negara di Kemnaker dan pihak swasta selama menjabat sebagai wakil menteri.

Atas perbuatannya, Noel dijerat dengan ketentuan pidana dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City