Muhammadiyah Laksanakan Salat Idulfitri 1447 H, Ini Isi Khutbah dari Haedar Nashir

-

Tidak ada video disisipkan.

YOGYAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan pesan mendalam dalam Khutbah Idulfitri 1447 H di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jumat (20/3/2026).

Ia menegaskan bahwa esensi ibadah puasa Ramadan tidak boleh berhenti pada tataran formalitas belaka, melainkan harus bertransformasi menjadi perubahan perilaku yang konkret, baik dalam dimensi pribadi maupun sosial.

Menurut Haedar, keberhasilan ibadah puasa seorang Muslim diukur dari meningkatnya kualitas akhlak dan kepedulian terhadap sesama. Ia mengingatkan agar umat Islam tidak terjebak dalam fenomena berpuasa yang hanya membuahkan rasa lapar dan haus tanpa memberikan dampak signifikan pada karakter sehari-hari.

“Puasa mesti sukses mengubah perilaku setiap muslim, baik secara individu maupun kolektif, sekaligus menciptakan lingkungan dan sistem kehidupan yang sejalan dengan nilai-nilai dan hikmah ibadah tersebut,” ujar Haedar di hadapan jamaah.

Kesederhanaan dan Etika Sosial

Di tengah tantangan ekonomi saat ini, Haedar mengajak umat untuk mengadopsi sikap moderat (tawasuth) dalam mengelola urusan dunia. Ia menekankan pentingnya gaya hidup hemat, produktif, dan menjauhi konsumsi berlebihan. Dana atau kelebihan harta yang dimiliki sebaiknya dialokasikan untuk hal-hal bermanfaat, seperti infak dan sedekah.

Lebih jauh, ia berharap momentum pasca-Ramadan dapat memperkuat benteng moral bangsa dari praktik-praktik destruktif, seperti:

  • Korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.
  • Perusakan lingkungan hidup.
  • Konflik sosial dan perpecahan bangsa.

“Kehidupan bersama harus dibangun dengan semangat rukun, saling peduli, dan berkeadaban, bukan dengan cara saling menghujat atau memusuhi,” tegasnya.

Transformasi Digital dan Kualitas Umat

Aspek penggunaan teknologi juga tak luput dari perhatian Haedar. Ia mengimbau umat Islam untuk menggunakan media sosial sebagai sarana silaturahmi dan penyebar kebaikan, bukan sebagai alat penyebar fitnah, kebencian, atau permusuhan.

Sebagai kelompok mayoritas, umat Islam didorong untuk menjadi motor penggerak kemajuan bangsa. Haedar menekankan penguatan kualitas di berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga etos kewirausahaan, guna mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera.

Visi Generasi Mendatang

Menutup khutbahnya, Haedar memberikan perhatian khusus pada perlindungan generasi muda. Ia berpesan agar anak-anak dididik secara optimal dari aspek spiritual maupun intelektual agar terhindar dari bahaya narkoba, kekerasan, dan pergaulan bebas.

Ia juga mengajak jamaah mendoakan perdamaian bagi masyarakat dunia yang masih dilanda konflik, sembari menyematkan harapan agar Indonesia bertransformasi menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur—negeri yang baik dan penuh ampunan Tuhan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Berita Lainnya

1

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara