Sunah Berhias dan Pakai Wangi-wangian sebelum ke Laksanakan Salat Idulfitri

-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pelaksanaan salat Idulfitri merupakan momentum ibadah berjamaah yang melibatkan kehadiran massa dalam jumlah besar. Dalam menyambut hari raya tersebut, Islam memberikan tuntunan adab bagi setiap muslim yang hendak menuju lapangan atau masjid, khususnya terkait penampilan lahiriah.

Menjaga kerapian, berhias, dan memakai wangi-wangian bukan sekadar tradisi, melainkan kesunnahan yang memiliki landasan dalil kuat.

Landasan pertama merujuk pada kebiasaan Nabi Muhammad SAW dalam memilih pakaian saat hari raya. Sebagaimana diriwayatkan dalam kitab al-Musnad karya Imam asy-Syafi‘i:

عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيْهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كاَنَ يَلْبَسُ بُرْدَ حِبَرَةٍ فِيْ كُلِّ عِيْدٍ
“Dari Ja‘far Ibnu Muhammad, dari ayahnya, dari kakeknya (dilaporkan) bahwa Nabi SAW selalu memakai wool (burdah) bercorak [buatan Yaman] pada setiap Id.” (HR. asy-Syafi‘i, No. 441).

Selain aspek pakaian, perintah untuk memakai wangi-wangian dan menampakkan kekhidmatan juga ditegaskan dalam riwayat dari al-Hasan bin Ali:

عَنِ اْلحَسَنِ السِّبْطِ قَالَ: أَمَرَناَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم فِيْ العِيْدَيْنِ أَنْ نَلْبَسَ أَجْوَدَ ماَ نَجِدُ وَأَنْ نَتَطَيَّبَ بِأَجْوَدِ ماَ نَجِدُ وَأَنْ نُضَحِّيَ بِأَسْمَنِ ماَ نَجِدُ وَأَنْ نُظْهِرَ التَّكْبِيْرَ وَالسَّكِيْنَةَ وَاْلوٍقَارَ
“Diriwayatkan dari al-Hasan cucu Rasulullah SAW: Kami diperintahkan oleh Rasulullah SAW untuk pada dua hari raya [Idul Fitri dan Idul Adha] memakai pakaian kami terbaik yang ada, memakai wangi-wangian terbaik yang ada, dan menyembelih binatang korban tergemuk yang ada, dan supaya kami menampakkan keagungan Allah, ketenangan, dan kekhidmatan.” (Sebagaimana tercatat dalam at-Talkhish karya Ibnu Hajar).

Secara normatif, istilah “pakaian terbaik” dalam konteks ini sering kali disalahpahami oleh masyarakat sebagai kewajiban memiliki pakaian baru atau mahal. Padahal, substansi dari anjuran ini adalah kebersihan, kerapian, dan kepantasan. Islam menekankan agar umatnya tampil rapi sebagai bentuk penghormatan terhadap hari raya dan kenyamanan berinteraksi dengan sesama jamaah.

Perlu digarisbawahi bahwa hari Idul Fitri bukanlah ajang untuk memamerkan perhiasan, kekayaan, atau kemewahan material. Esensi utama dari berhias sebelum menuju lapangan Id adalah pernyataan syukur kepada Allah SWT dan pengagungan terhadap asma-Nya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City