MotoGP 2025 Musim Sempurna Ducati , Mugello Jadi Noda Paling Menyakitkan

Marc Marquez
Ilustrasi - Marc Marquez (x/@soy_502)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Ducati menutup MotoGP 2025 dengan catatan nyaris tanpa cela. Tiga gelar juara berhasil mereka sapu bersih, menegaskan dominasi mutlak pabrikan Borgo Panigale di lintasan dunia. Musim itu seharusnya dikenang sebagai era keemasan merah Ducati. Namun, di tengah kesempurnaan tersebut, Mugello justru meninggalkan luka yang tak mudah dilupakan.

Grand Prix Italia sejatinya adalah rumah bagi Ducati. Sirkuit Mugello adalah simbol kebanggaan nasional, tempat di mana warna merah seharusnya bergemuruh dalam perayaan. Ketika Marc Marquez melintasi garis finis dan mencatat kemenangan ke-93 sepanjang kariernya, segalanya tampak sempurna di atas kertas: pebalap Ducati menang di kandang sendiri, di hadapan puluhan ribu tifosi.

Namun realitas di tribun berkata lain. Tak ada sorak kemenangan, Mugello dipenuhi siulan dan cemoohan. Marquez, meski mengenakan seragam Ducati, tetap dipandang sebagai sosok asing oleh sebagian penggemar yang belum berdamai dengan rivalitas lama bersama Valentino Rossi. Kemenangan itu terasa hampa, bahkan menyakitkan, bagi tim yang seharusnya berpesta.

Momen paling emosional terjadi ketika Davide Tardozzi, Team Manager Ducati, berdiri menghadapi tribun dan berteriak, “È rosso!” Sebuah kalimat sederhana, namun sarat makna, yakni Marc Marquez adalah bagian dari Ducati. Dalam dokumenter DAZN Volver, Tardozzi mengakui bahwa saat itu adalah salah satu momen terberat sepanjang kariernya.

“Saya melihat lebih dari setengah tribun mengenakan warna merah. Seorang pebalap yang menang di Mugello dengan Ducati tidak pantas dicemooh,” ucapnya Tardozzi, dikutip dari MotoGP, Jumat (26/12/2025).

Ia pun secara terbuka menyuarakan kelelahan terhadap bayang-bayang masa lalu. Rivalitas Rossi–Marquez pada 2015, menurutnya, telah terlalu lama membelenggu dunia MotoGP.

“Cukup. Anda bukan penggemar motor sejati jika terus hidup di masa lalu,” tegasnya.

Tardozzi menilai kesalahan kala itu tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja, sebuah luka kolektif yang seharusnya sudah sembuh.

Baca Juga:

Marc Marquez Waspadai Kebangkitan Aprilia di MotoGP Catalunya

Dari dalam garasi Ducati, pandangan yang muncul justru sangat berbeda. Luigi Dall’Igna melihat Marquez bukan sebagai simbol kontroversi, melainkan manusia seutuhnya. Sosok yang mampu membangun hubungan, menciptakan atmosfer positif, dan menyatu dalam lingkungan yang sangat kompetitif.

Hal serupa diungkapkan kepala mekanik Marco Rigamonti. Baginya, Marquez adalah bagian dari keluarga. Sederhana, tenang, dan tidak pernah memosisikan diri lebih tinggi dari siapa pun meski bergelimang gelar.

“Dia benar-benar uno di noi,” katanya.

Mugello mungkin hanya satu seri dalam kalender panjang MotoGP. Namun bagi Ducati, balapan itu meninggalkan bekas yang lebih dalam daripada kekalahan. Di tengah dominasi dan trofi, Mugello mengingatkan bahwa kemenangan tanpa penghormatan bisa terasa seperti luka.

Sebuah noda kecil di musim sempurna, yang justru menegaskan nilai yang ingin dijaga Ducati: kebersamaan, rasa hormat, dan identitas tim yang melampaui rivalitas lama.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025