Menyapa Mojokerto: Menikmati Alam dan Edukasi di Wisata Desa BMJ Mojopahit

Desa BMJ Mojopahit
Desa BMJ Mojopahit (Foto:Dok.Jadesta)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID – Pagi di Desa Randugenengan selalu datang dengan cara yang tenang. Udara masih menyisakan sejuk, sawah terbentang hijau, dan aktivitas warga berjalan tanpa tergesa. Di tengah suasana pedesaan inilah Wisata Desa BMJ Mojopahit berdiri, bukan sekadar tempat rekreasi, tetapi ruang pertemuan antara alam, edukasi, dan kebahagiaan sederhana keluarga.

Begitu memasuki kawasan BMJ Mojopahit, pandangan langsung tertuju pada sosok besar Mahapatih Gajah Mada. Patung setinggi puluhan meter itu menjulang gagah, seolah menjadi penjaga desa sekaligus penanda bahwa pengunjung telah tiba di jantung wisata yang mengusung semangat sejarah dan kearifan lokal. Anak-anak biasanya berhenti sejenak, mendongak penuh kagum, sementara orang tua sibuk mengabadikan momen pertama mereka di tempat ini.

Langkah demi langkah membawa wisatawan menyusuri area yang terasa hidup. Tawa anak-anak pecah dari kolam renang dan waterboom, sementara di sudut lain terlihat keluarga bersantai di tepi wahana permainan. Kereta mini melintas perlahan, sepeda air berputar di kolam, dan sesekali teriakan seru terdengar dari wahana outbound dan flying fox. Semuanya menyatu dalam ritme liburan desa yang hangat dan ramah.

Baca Juga:

Dari Sungai Cijulang, Desa Kertayasa Bangkit Jadi Desa Wisata Andalan Kabupaten Pangandaran

Namun BMJ Mojopahit tak hanya soal bermain. Di area agrowisata, pengunjung diajak mengenal perjalanan panjang biji kakao sebelum menjadi cokelat. Dari kebun kakao yang rindang hingga pabrik kecil pengolahan cokelat, wisata edukasi ini memberi pengalaman berbeda, belajar sambil berjalan santai di tengah alam. Anak-anak tampak antusias mendengarkan cerita, sementara orang dewasa menikmati suasana yang jarang ditemukan di tengah kota.

Di sela-sela aktivitas, suasana desa tetap terasa kuat. Bangunan bernuansa tradisional, pepohonan yang teduh, serta sudut-sudut foto yang tertata sederhana namun estetik membuat banyak pengunjung betah berlama-lama. Tak sedikit yang memilih duduk santai, menikmati semilir angin desa, sambil mengamati kehidupan sekitar yang berjalan apa adanya.

Menjelang sore, cahaya matahari mulai meredup, memantul di permukaan kolam dan dedaunan. Wisatawan pulang membawa lebih dari sekadar foto, tapi ada cerita, tawa, dan pengalaman tentang desa yang ramah, edukatif, dan penuh kehidupan. Wisata Desa BMJ Mojopahit bukan hanya destinasi, melainkan pelarian sejenak dari hiruk-pikuk, tempat di mana alam dan manusia kembali berdamai.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City