Menteri Kehutanan Diminta Mundur Imbas Banjir Sumatera, Raja Juli: Saya Siap Dievaluasi

Raja Juli Diminta Mundur
Menhut Raja Juli Antoni (dok Kemenhut)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB, Usman Husin, melontarkan kritik keras kepada Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni terkait bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Dalam rapat kerja Komisi IV yang digelar di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/12), Usman bahkan meminta Raja Juli mundur dari jabatannya.

“Kalau Pak Menteri enggak mampu, mundur aja. Pak Menteri enggak paham tentang kehutanan,” kata Usman.

Usman mengingatkan bahwa persoalan kehutanan tidak cukup diatasi melalui narasi atau dengan menyalahkan pemerintahan sebelumnya. Menurut dia, kerusakan hutan di berbagai wilayah Indonesia merupakan tanggung jawab pejabat yang tengah memimpin.

“Berapa tahun dibutuhkan untuk menanam ulang hutan yang sudah habis? Pohon berdiameter dua meter tidak bisa tumbuh kembali dalam waktu singkat. Itu tanggung jawab Menteri saat ini. Jangan lempar ke pemerintah terdahulu,” tegasnya.

Ia juga mengkritik ketidaksesuaian antara pernyataan Raja Juli dan kebijakan yang diambil. Usman menyinggung keluhan sang Menteri terkait izin pengelolaan hutan di Tapanuli Selatan pada Oktober lalu, yang menurutnya bertolak belakang dengan tindakan nyata.

“Ternyata 20 November izinnya keluar. Seolah-olah kita ini bisa diakalin semua,” ujar Usman.

Baca Juga:

Banjir Sumetara Dipenuhi Kayu Gelondongan, DPR Bakal Panggil Menhut!

Menanggapi kritik keras tersebut, Raja Juli Antoni menyatakan bahwa posisinya sebagai Menteri Kehutanan sepenuhnya berada di bawah kewenangan Presiden.

“Saya yakin kekuasaan itu milik Allah, dan itu hak prerogatif Presiden. Jadi saya siap dievaluasi,” katanya usai rapat.

Ia menyebut bahwa kritik dari masyarakat dan DPR akan menjadi masukan penting bagi dirinya di tengah upaya pemerintah menangani dampak bencana di Sumatra dan Aceh.

Raja Juli juga membantah tudingan bahwa dirinya mengeluarkan izin penebangan yang memperparah kerusakan hutan. Ia menegaskan selama satu tahun menjabat, dirinya tidak pernah menerbitkan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) untuk penebangan baru.

“Yang justru saya terbitkan adalah PBPH untuk jasa lingkungan dan restorasi ekosistem,” ujar Raja Juli.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun
WhatsApp Image 2026-07-08 at 14.32
Diskominfo Kota Bandung dan Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Penataan Fiber Optik dan Transformasi Digital