Penanganan Banjir Bandang Agam Terkendala Minimnya Alat Berat, Pencarian Korban Berjalan Lambat

Penanganan banjir agam
Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat terkendala dalam upaya pencarian korban banjir bandang dan penanganan material longsor di sejumlah wilayah (Foto; Pemkab Agam).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat terkendala dalam upaya pencarian korban banjir bandang dan penanganan material longsor di sejumlah wilayah. Minimnya alat berat membuat operasi SAR berjalan lambat, sementara jumlah korban yang belum ditemukan terus bertambah.

Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, mengatakan pihaknya membutuhkan sedikitnya 15 alat berat untuk mengoptimalkan operasi pencarian dan pembukaan akses jalan yang tertimbun longsor, khususnya di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, salah satu lokasi terdampak terparah.

“Kami butuh 15 unit alat berat yang akan disebar ke Kecamatan Palembayan, Malalak, Tanjung Raya, Ampek Koto, dan beberapa titik lain,” ujarnya di Lubuk Basung, dikutip dari Antara, Sabtu (29/11/2025).

Hingga kini pemerintah daerah baru mengandalkan 10 alat berat yang berasal dari berbagai instansi, mulai dari Dinas PUTR Agam, Pemerintah Provinsi Sumbar, Balai Jalan Nasional, hingga bantuan perusahaan swasta seperti PT PPR dan PT AMP Plantation.

Baca Juga:

7 Korban Banjir Padang Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Batang Anai

Namun jumlah tersebut dinilai jauh dari cukup. Di Palembayan saja, lokasi paling kritis, hanya lima alat berat yang bisa dioperasikan.

“Dengan kondisi itu, penanganan kami tidak optimal, terutama untuk pencarian korban di Salareh Aia,” kata Rahmat.

Karena keterbatasan armada, BPBD Agam mendapatkan arahan dari BNPB untuk menyewa alat berat menggunakan dana siap pakai. Opsi ini tengah diupayakan agar proses pencarian bisa dipercepat.

“Alat berat menjadi salah satu kendala terbesar dalam penanganan bencana kali ini,” tambahnya.

Selain alat berat, kekurangan juga terjadi pada tenda pengungsian, bahan makanan, dan berbagai perlengkapan logistik lain untuk warga terdampak.

Jumlah korban akibat banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Agam terus bertambah. Hingga saat ini tercatat 87 orang meninggal dunia, sementara 88 orang masih dinyatakan hilang di sejumlah lokasi, termasuk di Toboh (Nagari Malalak Timur), Ariki (Nagari Dalko, Tanjung Raya), dan Kuok Tigo Koto (Nagari Matua Mudiak, Matur).

Upaya pencarian masih dilanjutkan dengan dukungan gabungan dari BPBD Agam, Basarnas Padang, TNI, Lantamal II Padang, Polri, Damkar Agam, Satpol PP, Dinas Sosial, PMI, KSB, serta pemerintah kecamatan dan nagari.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun
WhatsApp Image 2026-07-08 at 14.32
Diskominfo Kota Bandung dan Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Penataan Fiber Optik dan Transformasi Digital