Menkeu Purbaya: Masa Depan Ekonomi Indonesia Ditentukan Pasar Dalam Negeri, Bukan Global

purbaya danantara
Purbaya Tolak Permintaan Bos Danantara untuk Hapus Pajak BUMN. (Instagram/menkeuri)

Bagikan

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Bagikan

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa perekonomian Indonesia memiliki fondasi yang cukup kuat untuk tidak bergantung pada kondisi ekonomi global. Kekuatan utama tersebut, menurutnya, terletak pada besarnya permintaan domestik yang menopang sekitar 90 persen struktur ekonomi nasional.

Dalam orasi ilmiah pada Wisuda Universitas Indonesia (UI), Sabtu (14/2/2026), Purbaya menyoroti munculnya narasi pesimisme akibat ketidakpastian ekonomi dunia. Ia menyebut sebagian pihak cenderung membangun asumsi suram tentang masa depan masyarakat dan menggambarkan kondisi Indonesia sebagai “gelap”.

Namun, Purbaya justru menilai pandangan tersebut tidak berpijak pada struktur ekonomi riil Indonesia.

“Permintaan dalam negeri itu sekitar 90 persen, global hanya 10 persen. Kalau yang 10 persen bermasalah, kita kuatkan yang 90 persen. Harusnya kita masih baik-baik saja. Intinya, jangan takut, nasib kita di tangan kita sendiri,” tegasnya.

Baca Juga:

Reaktivasi BPJS, Menkeu Purbaya Siap Cairkan Rp15 Miliar

Ia juga mengkritik minimnya peran kalangan ekonom dalam mengedukasi publik tentang kekuatan ekonomi domestik tersebut, sehingga persepsi publik lebih mudah terpengaruh isu global.

Dalam kesempatan itu, Purbaya mengajak generasi muda, khususnya para wisudawan UI, untuk mengambil peran strategis dalam mengelola dan memperkuat permintaan dalam negeri sebagai mesin utama pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kalau kalian pintar-pintar mengurus permintaan domestik, meskipun ekonomi global gonjang-ganjing, kita tetap bisa jalan. Jangan takut,” ujarnya.

Lebih jauh, Purbaya menyampaikan optimismenya terhadap prospek jangka panjang ekonomi Indonesia. Ia menegaskan bahwa Indonesia saat ini tengah berada dalam fase percepatan pertumbuhan hingga 2033, bagian dari siklus alami ekonomi atau business cycle.

Menurutnya, Indonesia sempat mengalami fase resesi pada 2020, kemudian memasuki fase ekspansi kembali sejak 2023. Jika dikelola dengan tepat, fase ekspansi ini bisa berlangsung panjang sebelum terjadi perlambatan berikutnya.

“Kalau kita pintar mengelolanya, ekspansi ini bisa bertahan sampai 2033 sebelum ekonomi melambat lagi,” jelasnya.

Purbaya juga menyebut potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 6,7 hingga 7 persen. Dengan angka tersebut, Indonesia dinilai mampu menyerap tenaga kerja baru yang terus bertambah setiap tahun.

Namun, ia mengingatkan bahwa untuk benar-benar menjadi negara maju, pertumbuhan tinggi harus dijaga dalam jangka panjang.

“Lihat Korea, Jepang, China, Amerika, Jerman. Untuk menjadi negara maju, Anda harus tumbuh tinggi, bahkan dua digit, dalam waktu lebih dari 10 tahun,” tukasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini
small_ad5d5734_4ce8_47d2_a418_2202e98d468f_2023805702_117a67c484
Satgas PKH Tertibkan Tambang Nikel PT Mineral Trobos di Maluku Utara
Pelajar pesta miras
10 Pelajar Diamankan Polres Ternate Saat Pesta Miras, Barang Bukti Disita
Jemaah Haji Maluku Utara
Gubernur Sherly Beri Uang Saku Rp 1 Juta Untuk 1.076 Jemaah Haji Maluku Utara
Kepala Desa Toin.
Kades Toin Diduga Ancam Warga dengan Parang, KNPI Halsel Desak Polisi Tetapkan Tersangka
Tambang Ilegal Malut
Aktivitas Tambang Ilegal di Maluku Utara Kembali Tercium Polisi, 7 Orang Ditangkap!
KPU Maluku
Komisi II DPR Minta Usut Tuntas Kasus Bendahara Bakar Kantor KPU Buru di Maluku
Pertambangan ilegal Halmahera Utara
Tindak Aktivitas Tambangan Ilegal, Polda Malut Turunkan Tim Gabungan
Gempa M 5,2 Guncang Ternate Maluku Utara
Gempa M 5,2 Guncang Ternate Maluku Utara
Starlink wilayah blankspot
Pemprov Malut Uji Coba Starlink: Akses Internet di Wilayah Blank Spot
Plaza Gamalama dialihfungsikan
Gedung Plaza Gamalama Resmi Dialihfungsikan Jadi RSUD Ternate

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
TeropongMedia_Logo Teropong Malut-12

Teropong Media Maluku Utara
Jl. Melati, RT. 015/ RW. 004, Kelurahan Tanah Tinggi, Kec. Ternate Selatan. Kota Ternate Maluku Utara 97715

Teropongmedia - Maluku Utara ©2024. All Right Reserved